Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 07 Apr 2021 06:15 WIB

TRAVEL NEWS

Review Bus Double Decker Baru Garuda Mas, Rute Blora-Jakarta

Bus Double Decker PO Garuda mas
Bus Double Decker PO Garuda Mas (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Perjalanan redaksi detikTravel kali ini adalah menjajal bus baru PO Garuda Mas. Bus bertipe eksekutif double decker (DD) ini melayani rute Blora-Jakarta.

Bus eksekutif tipe double decker ini bisa jadi pilihan bijak untuk mobilisasi ke Jakarta. Pasalnya, tengah Kota Blora tak dilewati kereta api, apa lagi keberadaan pesawat.

Sebagai informasi awal, Garuda Mas hingga kini memiliki empat bus DD. Kebetulan, yang kami saat perjalanan ke Jakarta adalah yang terbaru, yakni berumur enam bulan.

"Bus ini baru, enam bulan umurnya. Ada pula yang sudah berumur dua tahun. Kita itu punya empat armada," kata sopir saat kami tanya di rest area rumah makan Kendal.

Bus eksekutif DD Garuda Mas mampu menampung hingga 44 penumpang. Sebanyak delapan penumpang akan ditempatkan di deck bawah dan sisanya ada di atas.

Kesan menaiki bus eksekutif DD Garuda Mas

Pertama, soal tiket. Kami membeli tiket bus eksekutif DD Garuda Mas secara langsung di agen Terminal Blok T Blora sehari sebelum keberangkatan.

Niat awal kami ingin duduk di kursi baris paling depan di deck atas. Namun, semua telah terisi dan kami putuskan untuk duduk di sebelah tangga.

Kedua, bus eksekutif DD Garuda Mas memang terlihat baru dari luar. Namun, saat masuk ke dalam kabin bawah, selintas kami menghirup bau tengik yang biasanya diakibatkan oleh asap rokok.

Memang ada ruang merokok, namun itu ada di deck atas. Lokasinya ada di pojok belakang dan mungkin bau tengik berasal dari lokasi merokok.

Bus Double Decker PO Garuda masKabin bawah bus double decker PO Garuda Mas (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Ketiga, kami langsung menaruh bagasi. Lokasi bagasi bus eksekutif DD PO Garuda Mas ada di tiga tempat. Tempat bagasi pertama ada di luar, kedua ada di belakang sopir dan kernet, dan ketiga ada di atas kursi.

Keempat, soal kursi di bus eksekutif DD Garuda Mas. Kursi ini akan kami duduki selama kurang lebih 12 jam. Kami berangkat dari Blora pukul 12.30 WIB dan sampai di Pool Pulogadung pukul 01.00 WIB.

Kami senang karena kabin di dua dek bus eksekutif DD Garuda Mas begitu bersih. Tak terlihat debu sama sekali.

Ada beberapa fasilitas di sekitar kursi penumpang. Pertama, kami bisa memutar film sampai mendengarkan musik di layar monitornya, kami juga bisa mengisi daya HP lewat lubang USB A.

Saat malam tiba, Anda kedinginan karena AC berada di bus eksekutif DD Garuda Mas? Tenang, PO telah menyediakan selimut yang terbilang lembut dan hangat saat dipakai.

Bus Double Decker PO Garuda masHiburan di bus double decker PO Garuda Mas (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Kelima, perjalanan bus eksekutif DD Garuda Mas. Bus ini berjalan dengan mulus meski jalan antara Semarang-Blora sudah rusak sangat berat.

Tiada kendala berarti bagi bus baru ini menerjang semua medan jalan. Getaran bus pun begitu minim, mungkin karena kami ada di deck atas.

Kesimpulan naik bus eksekutif DD Garuda Mas

Dengan harga tiket Rp 250.000, bus eksekutif DD Garuda Mas adalah pilihan terbaik untuk bepergian ke Jakarta tanpa transit. Memang ada pilihan lebih cepat, namun Anda harus transit di Semarang lebih dulu.

Faslitas lain yang disertai bus eksekutif DD PO Garuda Mas adalah makan sekali yang nyaris tanpa cela untuk rasanya.



Simak Video "Intip Keunggulan Bus Double Decker Dibanding Single Decker"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA