Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Apr 2021 19:51 WIB

TRAVEL NEWS

Hari Bumi Sedunia: Indonesia Canangkan Bebas Sampah 2025

Ilustrasi sampah di pantai
Ilustrasi sampah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Inside Creative House)
Jakarta -

Sampah selalu saja jadi masalah meski sebenarnya bisa dikelola seperti daur ulang yang tepat guna. Indonesia mencanangkan bebas sampah pada tahun 2025.

Pemerintah pun serius menangani urusan sampah ini agar nantinya tidak lagi jadi masalah. Direktur Pengelolaan Sampah Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSLB3 KLHK) Novrizal Tahar menyebut isu dan permasalahan sampah menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Novrizal turut mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan target khusus agar Indonesia bebas sampah.

"Kolaborasi antara semua pihak mulai dari pemerintah pusat sampai tingkat daerah, kemudian lembaga swadaya masyarakat, perusahaan, juga masyarakat sangat penting untuk menyelesaikan permasalahan sampah. Presiden sudah menyampaikan bahwa target kita tahun 2025 Indonesia bebas sampah," kata Novrizal.

Hal itu disampaikan Novrizal dalam acara peluncuran buku 'Tata Kelola Persampahan di Indonesia' pada peringatan Hari Bumi Sedunia 22 April 2021 di Shangri-La Hotel, Jakarta. Buku itu buah karya KLHK, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dana Mitra Lingkungan dan sejumlah instansi lain.

Menurut Novrizal, buku ini sebenarnya merupakan hasil rangkuman dari seminar dan webinar yang diselenggarakan pada tahun 2020 atas kerja sama sejumlah pihak. Buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk mengatasi persoalan sampah.

Direktur Pengelolaan Sampah Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSLB3 KLHK) Novrizal TaharDirektur Pengelolaan Sampah Dirjen PSLB3, Novrizal Tahar (Foto: KLHK)

"Supaya bisa menjadi jadi pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam tata kelola dan penyelesaian permasalahan sampah di daerah masing-masing. Buku ini juga sebagai bentuk literasi bagi masyarakat dengan terkait persampahan," ucapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Prasetyo memberikan komentar senada. Menurutnya, sampah dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

"Kami ingin buku ini dijadikan sebagai bahan dimanfaatkan oleh para pihak bergerak di bidang persampahan. Karena, sampah ini bukan barang buangan saja ini ada material sampah yang punya nilai ekonomi maupun bisa dimanfaatkan untuk energi listrik," kata Prasetyo.

"Sampah kalau dikelola dengan sungguh-sungguh, ada peraturannya, anggaran yang dialokasikan untuk pengelolaannya, dan ditunjang dengan teknologi, maka bisa mendapat nilai tambah. Jadi kita sebagai bangsa yang cerdas bisa memanfaatkan sampah terkelola dengan baik," imbuh Ketua Dewan Pembina Dana Mitra Lingkungan (DML) Agustanzil Sjahroezah dalam kesempatan yang sama.



Simak Video "Google Turut Rayakan Hari Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA