Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Apr 2021 15:09 WIB

TRAVEL NEWS

Kini Lumutan, Resor di Cikidang Ini Akan Disulap Jadi Penunjang Bukit Algoritma

Bukit Algoritma dari udara.
View Cikidang Plantation Resort dari drone (Satria/20detik)
Sukabumi -

Kawasan Cikidang punya satu resort yang dahulu sempat berjaya. Sepi akibat COVID-19, resort itu akan disulap jadi penunjang Bukit Algoritma.

Bukit Algoritma atau yang disebut sebagai bakal Silicon Valley-nya Indonesia direncanakan dibangun di atas lahan PT Bintang Raya Lokalestari (BRL) seluas 888 hektar di Cikidang, Sukabumi.

Lahan seluas 888 hektar itu adalah milik Dhanny Handoko. Dia Dirut PT Bunga Raya Lestari (BRL). Mayoritas lahan pribadi itu diisi oleh perkebunan sawit.

Hanya di tengah perkebunan sawit itu, berdiri satu bangunan besar yang dikenal sebagai Cikidang Plantation Resort. Resor tersebut merupakan satu kesatuan dari kompleks besar Cikidang Plantation Estate milik Dhanny.

Bukit Algoritma disebut bakal menjadi Silicon Valley-nya Indonesia. Area ini ada di kawasan ekonomi khusus untuk pengembangan teknologi dan industri 4.0.Bukit Algoritma disebut bakal menjadi Silicon Valley-nya Indonesia. Area ini ada di kawasan ekonomi khusus untuk pengembangan teknologi dan industri 4.0 (Syahdan Alamsyah/detikcom)

Di masa jayanya sekitar tahun 2017-2018, Cikidang Plantation Resort sempat menjadi salah satu pilihan tempat berlibur di Sukabumi. Hanya akibat COVID-19, resort ini ditutup sementara untuk tamu menginap dan terabaikan.

Dhanny sebagai pemilik tidak menampik mati surinya resor itu kini. Secara fisik, kamar hotelnya tampak tak terawat. Begitu juga dengan kolam renangnya yang airnya dibiarkan menghijau.

"Hotel semua kalau mengandalkan pariwisata tewas. Kami bersyukur ini masih bagian dari perkebunan, kalau dari hotel mau bilang apa. Kami bersyukur karena ada perkebunan itu," kata dia.

Kondisi Cikidang Plantation Resort, bakal Bukit Algoritma.Kondisi Cikidang Plantation Resort, bakal Bukit Algoritma (Agung Pambudhy/detikcom)

Akibat pandemi, resor yang dimiliki oleh Dhanny memang ditutup sejak tahun 2020 hingga saat ini. Mereka cuma melayani pemesanan untuk kegiatan MICE.

"Kalau hanya untuk wisata atau leisure, operasional nggak nutup kalau kami buka," ujarnya.

Dhanny menyebut kalau resor itu memiliki kapasitas hingga 200 kamar. Hanya saja, belum semua infrastruktur dan fasilitasnya rampung karena terkendala dana.

"Kita ya begini, kalau ada uang bangun. Kalau nggak setop dulu, bertahap," dia menjelaskan.

Dengan akan hadirnya Bukit Algoritma di atas lahannya, Dhanny pun berencana untuk mengubah resor miliknya menjadi salah satu penunjang bakal Silicon Valley Indonesia tersebut.

Dijelaskan oleh Dhanny, rencananya resor itu akan menjadi bagian pertama digarap lebih dulu. Setelah itu, barulah fasilitas penunjang lainnya.

"Struktur 200 kamar, peningkatan bangunan ini untuk awal (Bukit Algoritma)," ujar dia.

Selain Cikidang Plantation Resort yang telah ada, struktur bangunan eksisting lain yang juga akan dialihfungsikan adalah Kampung Shaolin yang juga berada di atas lahan tersebut.



Simak Video "Proyek Bukit Algoritma 'Silicon Valley' RI Mulai Digarap"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA