Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 07 Mei 2021 05:11 WIB

TRAVEL NEWS

Sopir Bus Lekat dengan Stigma Punya Banyak Istri, Kenapa?

PO SAN
Armada bus PO SAN (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Ada cerita unik mengenai para sopir atau pengemudi bus yang memiliki banyak istri. Di balik itu, kata salah satu pemilik perusahaan otobus, berkaitan erat dengan faktor pelayanan.

Sebelum membahas itu, kami bertanya tentang kelebihan dari PO SAN? Lalu, Kurnia Lesani Adnan, direktur utama PT. SAN Putra Sejahtera (PO. SAN), menjawab bahwa perusahaan mewajibkan tiap karyawan untuk menjalankan lima syarat dasar khusus.

"SAN ya sama saja PO-PO lain. Namun, uniknya PO SAN, karyawan yang masuk di sini ada lima syarat yang harus dipenuhi dan nggak bisa ditawar, yakni akhlak, disiplin, jujur, tanggung jawab, dan rasa memiliki," kata Sani beberapa waktu lalu.

Sani lalu memberi contoh mengenai jarak terdekat dari trayeknya, yakni hampir mendekati 20 jam. Dalam membawa bus selama itu, akhlak para kru haruslah bagus.

"Jarak paling dekat SAN, yaitu Bengkulu-Padang, Pekanbaru, dan Bukittinggi. Itu kurang lebih sekitar 18 jam. Kalau nggak berakhlak bagus bahwa bus dengan sekian puluh jam, punya puluhan penumpang yang berbeda-beda karakternya," Sani menguraikan.

Ia lalu menjabarkan tentang penumpang bus PO SAN dengan berbagai macam masalah. Dalam hal ini, para kru harus punya pendirian dan pelayanan dengan bijak.

"Ada yang lagi berantem, putus, cerai hingga putus, punya emosi masing-masing. Prinsip dasar sebuah transportasi adalah pelayanan. Kalau sopir bus kita melayani tapi nggak punya integritas, itulah," Sani menerangkan.

"Maaf, saya tidak heran banyak sopir itu punya banyak istri. Karena dia bermaksud baik, melayani dan ramah. Tetapi, yang karena yang dilayani signalnya bagaimana jadi connect," kata dia.

Secara tersirat, Sani memberitahu kenapa sopir atau pengemudi bus memiliki banyak istri adalah terkait pelayanan itu. Terlebih bahwa PO SAN adalah perusahaan yang mengutamakan pelayanan di atas yang lainnya.

"Ujung tombak kan kru, perwakilan hanya bertemu penumpang selama dua jam. Kalau ini tidak kuat, bus bagus siapapun bisa bikin, beli, dan hutang membelinya. Tapi how to drive, maintain, create the market tidak semua punya," ujar Sani.

"Basic kami bagaimana bisa melayani dengan baik. Jadi SAN ini ada moto, yakni transport with care atau pelayanan dengan hati. Persyaratan karyawan sudah dengan empati dan dedikasi maka akan berimbas baik pada hal lain," kata dia.

"Itu tercermin pada saat sopir bus menyapa penumpang, menjawab pertanyaan penumpang saat komplain dan menjaga sikap," kata dia lagi.



Simak Video "Viral Oknum Polisi Siram Sopir Bus Dengan Miras di Ambon"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA