Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 15 Mei 2021 05:03 WIB

TRAVEL NEWS

Menjengkelkan! Tolak Pakai Masker di Pesawat, Pria Ini Juga Usap Ingus Pakai Selimut

George Town, Cayman Islands - December 21, 2017: Land operations and boarding in Owen Roberts Intl. Airport in Grand Cayman Islands. Close up of a JetBlue plane in a sunny day.
Foto: Maskapai Jetblue (iStock)
Jakarta -

Penumpang JetBlue ini benar-benar menjengkelkan. Tidak memakai masker di pesawat, dia juga meledek pramugari dengan mengusapkan ingus ke selimut.

Mengutip Fox News Travel, salah satu penumpang maskapai JetBlue tak mengenakan masker saat berada di dalam pesawat. Insiden ini terjadi dalam penerbangan dari Fort Lauderdale ke Los Angeles pada 27 Desember 2020.

Penumpang yang menolak memakai masker itu sudah berulang kali diberi peringatan oleh pramugari, namun merespons dengan bersikap kasar. Eh, lama-lama tingkahnya menjengkelkan. Dia mengusap ingus dengan selimut pesawat!

"Pada satu titik, saat tidak memakai masker, dia batuk dan membuang ingus ke selimut," menurut siaran pers FAA.

Tindakan itu tidak ditoleransi oleh Federal Aviation Administration (FAA). Melalui pernyataan resmi, FAA menyatakan memberikan denda kepada penumpang tersebut sebesar USD 10.500 atau sekitar Rp 150 juta. Penumpang tersebut dinilai telah mengganggu awak pesawat saat sedang bekerja.

Setelah pengumuman FAA itu, penumpang dapat mengambil beberapa tindakan. Orang yang mendapat tuduhan bisa meminta denda yang lebih rendah dan coba membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Penumpang yang tidak memakai masker di pesawat itu memiliki waktu selama 30 hari setelah menerima surat pengajuan hukuman.

Sejak Februari, dilaporkan ada 1.300 insiden penumpang yang berperilaku buruk di pesawat. Sebelumnya, menurut rilis FAA, 16 Maret lalu penumpang yang mengganggu awak kabin didenda sebesar USD 9.000 atau Rp 128 juta. Saat itu, pesawat terbang dari Los Angeles ke Newark pada 16 Maret 2021.

"Dia berteriak, membanting tempat sampah, dan meneriakkan kata-kata kotor kepada awak kabin, termasuk mengancam akan melecehkan pramugari," begitulah keterangan dalam rilis tersebut.

Dalam kasus melanggar hukum federal yaitu mengganggu awak pesawat atau menyerang atau mengancam anggota awak, penumpang dapat menghadapi hukum perdata, denda pidana atau penjara.



Simak Video "Penghormatan untuk Korban Pandemi, London Dihiasi 'Tembok Hati'"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA