Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Mei 2021 11:03 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Syarat Perjalanan ke Luar Kota Tanggal 18 Mei hingga 24 Mei Mendatang

Novia Aisyah
detikTravel
Sejumlah penumpang hilir mudik beraktivitas di Terminal Pulogebang, Jakarta. Mereka manfaatkan momen libur nataru untuk melakukan perjalanan ke luar kota.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Syarat perjalanan ke luar kota untuk waktu seminggu ke depan tetap diperlukan mengingat adanya masa pengetatan syarat perjalanan.

Jika pada tanggal 6 Mei hingga 17 Mei kemarin diberlakukan pelarangan perjalanan, maka pada masa seminggu ke depan, tepatnya mulai 18 Mei hingga 24 Mei, perjalanan diperbolehkan dengan beberapa ketentuan wajib.

Hal ini berdasarkan adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik, yang ditandatangani oleh Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo pada 21 April lalu.

Adendum tersebut menerangkan bahwa tanggal 18 Mei hingga 24 Mei ke depan adalah masa H+7 peniadaan mudik.

"Adendum SE ini berlaku efektif mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021, serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan situasi terakhir di lapangan," ujar Doni.

Lalu, dalam sebuah konferensi pers yang dilaksanakan oleh BNPB beberapa waktu lalu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menjelaskan mekanisme yang berlaku dari tanggal 18 hingga 24 Mei atau masa pasca peniadaan mudik.

"Tanggal 18 - 24 Mei, adalah masa pengetatan syarat perjalanan sehingga anggota masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi, harus bisa mengikuti ketentuan," ujar Adita.

Sebagai syarat wajib, ketentuan yang dimaksud oleh Adita adalah dokumen yang menyebutkan negatif COVID-19.

"Dokumen negatif Covid-19 yang berlaku 1x24 jam untuk PCR dan Antigen serta Genose berlaku di hari keberangkatan, oleh karena itu kepada anggota masyarakat kami terus mengingatkan bahwa perjalanan semua moda transportasi masih memerlukan syarat tersebut," tambah Adita.

"Oleh karena kepada seluruh anggota masyarakat mohon juga tetap dibatasi perjalanannya, dan jika memang terpaksa melakukan perjalanan perlu diingatkan lagi perlu harus disiapkan dokumen negatif COVID-19, dan tentunya surat keterangan, baik surat keterangan karena tugas, maupun juga surat keterangan dari kepala desa atau lurah setempat jika kepentingannya pribadi," jelas Adita.

Sebagai pengingat, syarat perjalanan ke luar kota ini berlaku untuk semua moda trasnsportasi, baik itu darat, laut, maupun udara.





Simak Video "Menhub Kunker ke Jepang, Bahas Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA