Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 28 Mei 2021 21:25 WIB

TRAVEL NEWS

Knalpot Brong Dirangkai Jadi Helikopter, Ditenggelamkan Buat Jadi Terumbu Karang

Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemkab Bangka Tengah, melaksanakan penurunan rumpon atau penanaman terumbu karang di perairan Pulau Ketawai Kabupaten Bangka Tengah guna melestarikan ekosistem bawah laut wilayah itu, Rabu pagi.
Terumbu karang buatan berbentuk helikopter dari knalpot brong Foto: (ANTARA/Try M Hardi)
Bangka Tengah -

Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung menyita 4.000 knalpot brong. Knalpot itu dirangkai menjadi seperti sebuah helikopter dan ditenggelamkan ke laut untuk menjadi terumbu karang buatan.

Penanaman rumpon atau terumbu karang dari knalpot brong dilakukan bersama Pemkab Bangka Tengah, di perairan Pulau Ketawai Kabupaten Bangka Tengah guna melestarikan ekosistem bawah laut.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengatakan penanaman terumbu karang ini dimaksudkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat, bahwa kepolisian juga peduli terhadap terumbu karang.

"Pada saat kita melaksanakan razia knalpot brong, lebih dari 4.000 knalpot brong yang disita dan kemudian knalpot-knalpot itu kita rangkai menjadi bentuk pesawat helikopter dan kapal, kemudian kita tenggelamkan hari Rabu ini," katanya seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya dengan dilakukannya penanaman terumbu karang ini, maka bisa menjadi habitat yang baru bagi ikan di wilayah Ketawai ini sehingga mereka bisa berkembang biak di lokasi tersebut.

"Selain itu juga dimaksudkan sebagai salah satu tambahan objek wisata bagi para penyelam dengan melihat bentuk kapal dan pesawat serta sepeda motor tersebut," katanya.

Untuk itu, Kapolda mengajak masyarakat dan nelayan untuk bersama-sama memelihara lokasi tersebut, jangan sampai di lokasi tersebut menggunakan bom ikan yang tentunya akan merusak terumbu karang dan habitatnya.

"Jangan menggunakan jaring karena jaring akan merusak di lokasi tempat-tempat penanaman terumbu karang ini. Untuk masyarakat silahkan manfaatkan lokasi tersebut untuk pemancingan dan wisata lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan, dalam enam bulan ke depan lokasi tersebut ramai dengan ikan-ikan dan semua bisa menikmati.

Sementara Wakil Bupati Bateng, Herry Erfian mengapresiasi langkah yang diambil Polda Bangka Belitung terkait perhatian mereka untuk memberi kelestarian lingkungan khususnya perairan laut di Pulau Ketawai ini.

Menurutnya hal tersebut bisa menjadi motivasi bagi Pemkab Bangka Tengah agar memberikan perhatian yang lebih terhadap kelestarian lingkungan khususnya di daerah itu.

"Dan ini juga tentu menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar mereka sadar akan lingkungan, karena kelestarian ini sangat kita harapkan demi populasi ikan yang ada di Kabupaten Bangka tengah dan Kepulauan Bangka Belitung," katanya.



Simak Video "Fenomena 'Ledakan Kehidupan' di Great Barrier Reef Australia"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA