Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 01 Jun 2021 06:15 WIB

TRAVEL NEWS

Ternyata, Inilah Negara dengan Langit Paling Biru Sedunia

bonauli
detikTravel
Suva, Fiji - Mar 24, 2017: View of the city centre of Suva, the capital city of Fiji
Fiji (Thinkstock)
Suva -

Pantai dan langit biru seakan menjadi kombinasi asyik untuk mendukung liburan kita. Pantainya cantik, negara ini juga dinobatkan sebagai negara dengan langit paling biru.

Kepulauan Fiji, salah satu negara dengan langit spesial itu. Terletak di Samudera Pasifik, Kepulauan Fiji menyandang status baru sebagai negara dengan langit paling biru di dunia.

Ada lima negara yang masuk dalam daftar teratas negara dengan langit paling biru, Kepulauan Fiji diikuti Bahama, Kamboja, Kosta Rika dan Prancis. Daftar ini dianalisa oleh sebuah layanan penukaran mata uang S Money yang bekerja sama dengan ilmuwan.

Para peneliti menganalisis gambar langit di hari cerah di setiap ibu kota negara. Riset itu juga dilakukan di 25 kota terpadat yang ada di Amerika Serikat.

Analisis dilakukan berdasarkan hasil skala warna CIELAB atau ruang warna paling lengkap yang ditetapkan oleh Komisi Internasional tentang iluminasi warna. Tim peneliti dari S Money kemudian menerjemahkan warna-warna yang didapatkan ke dalam warna hex untuk setiap langit.

Kota dengan Langit Paling Biru

Setelah dianalisis, ternyata ada fakta mengejutkan dari riset tersebut. Paris menjadi kota dengan langit paling biru di Eropa. Kemudian, ada Cape Town dengan kota yang memiliki warna biru cobalt di Afrika.

Sejumlah kota di Amerika Serikat juga masuk dalam daftar langit biru. Hasilnya menjadi kontroversi, karena San Francisco masuk daftar kota berlangit biru padahal kota ini lebih akrab dengan langit berkabut.

Langit biru San Fransisco mungkin disebabkan oleh polusi udara yang rendah di kota teluk itu. Lewat ukuran rata-rata hanya 7,1 mikrogram partikel halus per meter kubik (melampaui target WHO), langit San Francisco lebih biru dan jernih daripada kota-kota lainnya di Amerika.

Meski begitu, tidak semua kota dalam daftar memiliki penjelasan yang sama. Misalnya, kota Phnom Penh di Kamboja yang memiliki AQI (Indeks Kualitas Udara) 133 yang berarti udaranya tidak cukup sehat untuk kelompok sensitif.

Hasil dari penelitian tersebut dapat ditampilkan secara akurat melalui online. Meskipun belum menjelaskan indikator apa yang digunakan para ilmuwan untuk menentukan hari paling cerah di kota-kota tersebut.



Simak Video "Pulau Fiji Jadi Tempat Persembunyian Pendiri Google Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
DMentor
×
dMentor Setop Investasi Bitcoin Cs
d'Mentor Setop Investasi Bitcoin Cs Selengkapnya