Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 14 Jun 2021 11:24 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Kunjungi Bima, Kadispar NTB: Semoga Hidupkan Lagi Wisata

Sandiaga dan Atta Halilintar di Desa Adat Bima.
Foto: Sandiaga Uno di Bima (Faruk Nickyrawi/detikcom)
Bima -

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Bima akhir pekan lalu. Kepala Dinas Pariwisata NTB pun berharap kunjungan itu bisa menghidupkan lagi pariwisata di sana.

Ditemani Youtuber kondang, Atta Halilintar dan istrinya Aurel Hermansyah, Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Bima, NTB. Sandiaga menyempatkan diri berkunjung ke beberapa destinasi seperti desa wisata Maria hingga pacuan kuda.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi berharap kunjungan ini bisa menghidupkan kembali giat wisata Lombok-Sumbawa.

"Kedatangan kembali Pak Menteri Parekraf kali ini mengunjungi bagian timur NTB, yakni spot berkuda dan desa wisata Maria di Bima semoga terus bisa menghidupkan kembali giat wisata Lombok-Sumbawa," kata Yusron lewat pesan pendeknya, Senin (14/6/2021).

Yusron menyebut pulau Lombok dan Sumbawa memang kaya akan destinasi wisata. Mulai dari pantai, alam pegunungan hingga budaya yang sangat kaya.

"Lombok dan Sumbawa kaya sekali dengan spot-spot menarik dan exotic untuk dikunjungi. Karakter destinasi Lombok dengan Sumbawa yang dibentuk oleh ragam landscape, sosial budaya yang berbeda memberi varian berwisata yang tak ada habisnya," terang Yusron.

"Ketika di lombok kita bisa mendapatkan pantai yang mempesona, alam pegunungan yang sejuk, ragam budaya dan tentu saja area spot tourism yang menantang. Di belahan timur kita menemukan tempat yang kuat untuk wisata adventure alam hutan pegunungan, deburan ombak pantai yang disukai para peselancar dengan suguhan budaya yang amat beda dengan Lombok," imbuhnya.

Terkait dengan kunjungan Sandiaga Uno, Yusron juga mengharapkan support dari pemerintah, terutama dari Kemenparekraf untuk penataan destinasi hingga dukungan terhadap festival-festival yang digelar di daerah.

"Kami mengharapkan support terkait Penataan estetika destinasi, fasilitas jalan dalam kawasan dan toilet dengan standard sehat dan bersih. Penambahan penerbangan ke Bima atau membangun bandara perintis di Dompu supaya akses menuju Tambora, Moyo dan Lakey sebagai destinasi utama di bagian timur bisa lebih baik karena untuk ke situ butuh 7 jam dari bandara Bima atau 12 jam dari Sumbawa. Penguatan industri eKraf yang banyak ragamnya. Dukungan festival-festival supaya masuk kembali dalam Kalender event nasional," pungkas Yusron.



Simak Video "Siap Gelar World Superbike, Pemerintah: Semua Atlet Harus Sudah Divaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA