Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Jun 2021 19:31 WIB

TRAVEL NEWS

Corona Ugal-ugalan, Malioboro Tetap Ramai Wisatawan

Heri Susanto
detikTravel
Maliboro
Suasana Malioboro terkini (Heri Susanto/detikcom)
Yogyakarta -

Kenaikan kasus positif COVID-19 di Yogyakarta tidak menurunkan minat wisatawan berkunjung ke Yogyakarta. Bahkan, kendaraan pribadi berpelat luar DIY banyak yang masuk ke ruas Jalan Malioboro dan bus wisata mengantri mencari parkir di sirip Malioboro.

Suasana di pedestrian Malioboro Sabtu (19/6) sore memang lebih lengang. Tidak tampak ada kerumunan. Bisa jadi itu dipengaruhi hujan yang menggugurkan Malioboro sejak siang hari.

Ketua Paguyuban Juru Parkir Yogyakarta Ignatius Hanarto menjelaskan, akhir pekan ini, wisatawan tetap ada yang parkir di beberapa tempat khusus parkir (TKP) Abu Bakar Ali, Senopati, dan Ngabean.

"Lumayan untuk bus wisata yang masuk. Masih banyak bus wisata yang membawa penumpang," kata Hanarto, dihubungi detikcom, Sabtu (19/6/2021).

Hanarto bilang jumlah bus yang parkir di kawasan Malioboro tidak sebanyak saat lebaran.

"Jika dibandingkan dua minggu setelah lebaran memang jauh. Sejak pagi sampai Sabtu malam ini, di Senopati ada 20 bus di Abu Bakar Ali ada 10 bus, Ngabean ada 5 bus," katanya.

MaliboroMaliboro tetap kedatangan wisatawan saat kasus Covid-19 menggila. Foto: Heri Susanto/detikcom

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sumbu Filosofi Malioboro Ekwanto menjelaskan, selama tidak ada larangan, mereka menambah personel untuk operasi protokol kesehatan.

"Setelah ada lonjakan, operasi atau patroli ditemani petugas dari Satpol PP. Biasanya hanya Jogoboro, agar ketika terjadi pelanggaran prokes, bisa langsung dilakukan tindakan pro yustisi," katanya.

Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi mengatakan sebagai langkah antisipasi operasi yustisi itu dilakukan sejak kedatangan wisatawan. Saat turun dari bus wisata, pengunjung akan diawasi petugas Dinas Perhubungan, kemudian di lapangan ada Satpol PP dan Jogoboro.

"Kalau ada yang melanggar prokes di kawasan Malioboro langsung diberikan sanksi. Kalau berat bisa diberi sanksi sosial untuk bersihkan sampah," katanya.



Simak Video "Ada Oknum Pedagang Ancam Pancal Pengunjung di Malioboro, Ini Kata Pengelola"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA