Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 23 Jun 2021 08:12 WIB

TRAVEL NEWS

Status Warisan Dunia Great Barrier Reef Terancam Dicabut, Nih

Putu Intan
detikTravel
Heart Reef in the Great Barrier Reef in Queensland, Australia.
Great Barrier Reef. Foto: Getty Images/iStockphoto/Edward Haylan
Canberra -

Status Great Barrier Reef sebagai warisan dunia UNESCO terancam diubah karena kerusakan yang terjadi di sana. Tapi, pemerintah Australia menolaknya.

Great Barrier Reef atau gugusan karang besar di Australia tengah menghadapi gempuran perubahan iklim. Menghangatnya suhu air laut menyebabkan terumbu karang di sana mengalami pemutihan massal pada tahun 2016 dan 2017.

Karena memburuknya kondisi iklim, Great Barrier Reef kehilangan separuh karangnya sejak 1995. Karang-karang itu rusak karena suhu laut meningkat serta cuaca ekstrem seperti angin topan.

Melihat kondisi ini, UNESCO berencana untuk mencabut status Great Barrier Reef sebagai Warisan Dunia lalu memasukkan terumbu karang terbesar dunia ini dalam daftar dalam bahaya.

Dikutip dari AFP, rekomendasi badan PBB itu dirilis pada Senin kemarin. Mereka ingin Australia segera mengatasi ancaman perubahan iklim tersebut. Keputusan mengenai status Great Barrier Reef sendiri akan diambil pada pertemuan komite di China bulan depan.

Great Barrier ReefGreat Barrier Reef. Foto: (iStock)

Australia tak setuju

Pemerintah Australia jelas tak setuju dengan usulan UNESCO tersebut. Menteri Lingkungan Australia Sussan Ley sangat menentang rekomendasi itu dengan alasan pemerintah sudah menginvestasikan USD 3 miliar untuk perlindungan terumbu karang ini.

Ley juga menyampaikan bahwa para pejabat di Canberra terkejut dengan langkah UNESCO. Mereka menuduh UNESCO justru memutarbalikkan ucapan mereka soal jaminan bahwa Great Barrier Reef tak akan terancam punah.

"Great Barrier Reef adalah terumbu karang dengan pengelolaan terbaik di dunia dan rancangan rekomendasi ini dibuat tanpa memeriksa terumbu karang secara langsung dan tanpa informasi terbaru," kata Ley.

Di samping itu, dalam pembicaraan telepon dengan Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay, Ley mengatakan,"kami menentang pendekatan yang cacat ini, yang telah diambil tanpa konsultasi yang memadai."

Selanjutnya: Great Barrier Reef penyumbang ekonomi besar di Australia

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA