Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 11 Jul 2021 21:50 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Diroasting Marshel Widianto soal Parekraf sampai Pilpres

Putu Intan
detikTravel
Sandiaga Uno
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto: dok Kemenparekraf
Jakarta -

Menparekraf Sandiaga Uno punya kegiatan unik di hari Minggu. Ia bersama stand up comedian, Marshel Widianto membahas pariwisata dan ekonomi kreatif diselingi dengan komedi.

Obrolan santai keduanya disiarkan di Instagram @pesonaid_travel pada Minggu (11/7/2021). Marshel sendiri mengaku senang memiliki kesempatan untuk mengobrol dengan Sandiaga. Pasalnya, selama ini ia memperhatikan masyarakat kesulitan untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

"Saya senang banget hari ini bisa ngobrol sama Mas Menteri tanpa dihalangi water cannon. Saya biasanya ngobrol sama wakil rakyat harus pakai almamater mahasiswa dulu, pulang-pulang mata perih, di bawahnya ada odol," katanya sembari tertawa.

Sandiaga merespon dengan tawa pula. Menurutnya, di masa PPKM Darurat ini para pejabat harus lebih banyak mendengarkan rakyat. Seperti yang ia lakukan bersama Marshel, sosok pekerja kreatif yang terkenal dengan slogan "lelah miskin otw kaya" itu.

"Saya mengajak para menteri dan para pimpinan di negara +62 lebih banyak mendengar. Saat ini PPKM darurat kita sangat prihatin, apalagi banyak yang kehilangan pekerjaan, kita mesti sama-sama bergandengan tangan untuk menekan penularan dari virus COVID-19," kata Sandiaga.

"Jadi mendengar itu kan sebagian dari solusi, kalau kita mendengar apalagi dari mahasiswa, dari anak muda, dari masyarakat itu sangat dianjurkan," ia melanjutkan.

Pembicaraan keduanya pun berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan Marshel kepada sosok Sandiaga. Seperti diketahui, sebelum menjadi Menparekraf, Sandiaga sempat mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada 2019. Marshel pun bertanya apakah ada penyesalan dari Sandiaga setelah kalah dalam kontestasi Pilpres saat itu.

"Nggak boleh bilang nyesel karena semua sudah terjadi dan menjadi takdir dan suratan dari yang Maha Kuasa. Jadi setelah Pilpres ini kemarin balik bisnis lagi, sudah mulai berhasil, pendapatan sudah meningkat lagi karena sempat nganggur waktu itu, terus dapat tugas dari Pak Jokowi kan, tugas di Kemenparekraf," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, menduduki kursi menteri di masa pandemi COVID-19 merupakan tantangan. Apalagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif amat terpukul akibat situasi ini.

"Jadi di Kemenparekraf ini saya masuk dalam keadaan yang sangat-sangat prihatin, bahwa kunjungan wisata itu boleh dikatakan terjun bebas sampai 80% turunnya dari wisatawan mancanegara, wisatawan nusantaranya turun sampai 30%," Sandiaga memaparkan.

"Nah saya menyusun strategi bersama teman-teman dari Kemenparekraf dan alhamdulillah bulan Juni kemarin sudah meningkat 2-3 kali lipat kunjungan," kata dia.

"Tapi kan sekarang PPKM Darurat. Sekarang saya menyadari bahwa di tengah-tengah PPKM darurat kita ini menggunakan kekuatan kreativitas dari segi ekonomi kreatif untuk mendukung sektor kita, terutama 34 juta masyarakat Indonesia yang lagi betul-betul mengalami tekanan dari segi pendapatan hilang, penghasilan berkurang, mata pencahariannya sekarang terancam," ia melanjutkan.

Sandiaga pun berharap, salah satu upaya yang dapat dilakukan sembari menangani COVID-19 adalah dengan mendorong penciptaan konten kreatif. Ia juga menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif.

"Ekonomi kreatif sudah menyumbang Rp 1.100 triliun ke ekonomi kita. Kita ada di posisi 3 setelah Amerika dengan Hollywood, Korea nomor 2 dengan K-pop, kita ekonomi kreatif bersama pariwisata bisa menjadi kebangkitan ekonomi kita pasca pandemi," ujarnya.

Usaha lain yang dilakukan Kemenparekraf adalah mendorong wisata virtual. Ini dapat dilakukan sembari menunggu kondisi membaik.

"Kami melakukan terobosan-terobosan, bagaimana kita bisa berwisata dengan aman dan nyaman. Tentunya di daerah wisata dan sentra ekonomi kreatif," paparnya.

"Kedua, kita lagi mengembangkan wisata berbasis virtual. Kita coba ajak orang tua murid, kan anak-anaknya lagi libur, kita ajak tur ke Danau Toba tapi secara virtual," kata dia.

Sandiaga juga menyampaikan, jika PPKM Darurat sudah berakhir, praktik pariwisata di Indonesia juga akan diarahkan pada pariwisata yang berkualitas. Sandiaga ingin lebih banyak wisata yang berbasis lingkungan, olahraga, budaya dan alam terbuka.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Konten Kreatif Bantu Promosi Desa Wisata, Sandiaga Benahi Jaringan Internet"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA