Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 12 Jul 2021 11:45 WIB

TRAVEL NEWS

Bikin Panik Negara, 3 Turis Phuket Kabur Saat Nunggu Hasil PCR

bonauli
detikTravel
Mulai 1 Juli, Phuket membuka diri bagi turis asing yang sudah menerima kedua vaksin COVID-19 dan berasal dari negara yang berkategori berisiko rendah hingga menengah.
Phuket (Getty Images/Sirachai Arunrugstichai)
Phuket -

Thailand lagi gencar cari wisatawan untuk Phuket. Sayangnya, turis-turis ini bikin panik satu negara.

Dilansir dari Thaiger, Thailand resmi buka diri untuk turis internasional yang divaksinasi pada 1 Juli. Di bawah skema 'sandbox' Phuket, wisatawan tidak lagi wajibkan karantina.

Namun turis masih harus melakukan karantina 14 hari di negara masing-masing. Kemudian ada tes PCR yang masih harus di lakukan setelah prosedur imigrasi dan bea cukai. Selama menunggu hasil, turis akan diminta menunggu 24 jam di hotel yang ditunjuk.

Sejak dibukannya perbatasan internasional, Phuket dibikin deg-degan. Menurut laporan ada tiga pelancong yang kabur dan melanggar protokol kesehatan.

Menurut Gubernur Phuket Narong Woonsew, tiga turis ini meninggalkan akomodasi hotel saat sedang menunggu hasil tes Covid-19. Pemerintah pun langsung mencari mereka.

Pelancong pertama yang kabur berasal dari Amerika Serikat. Turis ini meninggalkan kamar hotel tanpa ada pesan. Setelah dicari, dia ternyata meninggalkan Thaulan karena ada masalah bisnis yang mendesak.

Yang kedua adalah pria Jerman yang memiliki keluarga di Phuket. Pria ini meninggalkan hotelnya untuk tinggal bersama istrinya di Thailand. Ini tentu saja melanggar prokes, karena hasil Covid-19 belum keluar.

Kemudian ada pria Norwegia berusia 82 tahun yang datang ke Phuket. Dirinya mengidap demensia ringan dan ditemukan hilang pada tanggal 6 Juli.

Turis lansia ini kemudian terlihat oleh seorang penjaga keamanan hotel. Pria ini terlihat menuju ke bagian lain pulau.

Komandan Polisi Provinsi Phuket Mayjen Pornsak Nuannu menyatakan bahwa demensia ringan dapat menyebabkan situasi tersebut. Turis Jerman dan Norwegia tersebut akhirnya dikembalikan di hotel oleh pihak berwenang.

Insiden-indisen ini memunculkan kekhawatiran bagi Thailand. Takutnya akan kembali dilakukan oleh turis dan memicu klaster Covid-19 terbaru.

Sejauh ini, hanya ada satu orang pelancong dari Uni Emirate Arab yang dinyatakan positif. Turis itu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. Menurut Channel News Asia Phuket telah menyambut sekitar 2.113 pelancong per 7 Juli.



Simak Video "Pemeran F4 Thailand Bakal Gelar Konser di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA