Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Jul 2021 18:40 WIB

TRAVEL NEWS

Sumbawa Dipuji Media Luar, Katanya Tempat Terbaik Lihat Whale Shark!

bonauli
detikTravel
Hiu Paus, makhluk hidup terbesar bumi
Ilustrasi hiu paus (CNN)
Sumbawa -

Whale shark tak hanya penting bagi ekosistem laut, tapi juga wisata bahari Indonesia. Menurut media internasional, Sumbawa adalah tempat terbaik melihatnya.

Pulau Sumbawa berada di Nusa Tenggara Barat. Melalui cerita perjalanan Ian Lyod dan Rio, jurnalis dari South China Morning Post, nama Sumbawa dipuji-puji.

Sang penulis memiliki ketertarikan besar terhadap hiu paus. Ia bahkan pernah menghabiskan tiga hari pelayaran di Maldives hanya untuk mencari hiu paus. Sayangnya tak ada hasil.

Mereka pun kembali mencari hiu paus di Teluk Thailand. Sekali lagi, tak ada hasil di sana.

Ide perjalanan mereka ke Indonesia dimulai ketika melihat Konservasi Internasional Indonesia mendokumentasikan 49 whale shark atau hiu paus selama sebulan melalui penelitian di Teluk Saleh tahun 2017.

Di tahun ini akhirnya dia bisa sampai di Jakarta dan terbang ke Sumbawa. Namun, belum sempat melihat hiu paus, semangat Ian patah karena pemandu wisata berkata bahwa saat itu adalah bulan purnama.

"Hanya ada sedikit plankton di permukaan saat ini, sehingga hiu paus cenderung tetap berada di bawah laut," ujar pemandu.

Ian dan Rio bersikeras untuk tetap berangkat. Mereka membuat kesepakatan kepada pemilik kapal bahwa apa pun yang terjadi, ada tak ada whale shark, mereka akan tetap membayar kapal dengan harga penuh.

Karena sebentarnya waktu di sana, Ian akhirnya menyewa supir untuk berangkat ke Labun Jambu, desa nelayan di timur pantai Teluk Saleh. Di sana ia kembali mencari nelayan yang mau membawanya 'bertemu' hiu paus.

Berbekal informasi dari jurnal ilmiah Biodiversity tahun 2020, diketahui bahwa hiu paus biasanya akan muncul di sekitar bagan (tambak ikan di tengah laut-red) saat pagi hari.

Malam itu, Ian dan Rio berangkat bersama nelayann yang melaut. Dari satu bagan ke bagan lain, pencarian mereka terus berlanjut sampai menjelang pagi.

Tak di sangka, di bagan terakhir inilah mereka melihat hiu paus.

"Saya melihat ke bawah untuk melihat sesuatu berwarna abu-abu dan putih seukuran mobil van dengan air yang berputar-putar di. Saat bintik-bintik putih muncul, jelaslah itu hiu paus," ucapnya.

Whale shark terus berenang di sekitar bagan. Ian mencoba untuk berenang dengan tenang di dekat mereka.

"Hiu melakukan beberapa putaran di sekitar bagan dan menyedot air. Saya panik dan berusaha menghindari sedotannya," tulis Ian.

Setelah berada cukup lama di sana, Ian menyadari bahwa hiu paus adalah hewan pintar. Mereka selalu mengoreksi jalur renang untuk menghindari tabrakan.

"Ini adalah pelajaran kerendahan hati, untuk melihat makhluk yang begitu kuat yang bisa menjatuhkan kehidupan saya dengan kibasan ekornya menunjukkan begitu banyak pertimbangan untuk makhluk yang jauh lebih kecil dan lemah," ujarnya.

Hiu paus, yang terbesar dari semua hiu dan vertebrata non mamalia ini bisa tumbuh mencapai 18 meter dan hidup selama 150 tahun. Tak seperti hiu putih, whale shark hanya memakan plankton dan tidak berbahaya bagi manusia.

Ian yang begitu senang langsung mencelupkan kakinya ke air. Sempat terbersit rasa takut melihat whale shark dari dekat, namun Ian mengalahkan ketakutannya dan tetap berada di air.

Dulu hiu paus kerap diburu untuk diambil sirip, daging dan minyaknya. Menurut World Wide Fund for nature, kurang dari 10 persen hiu paus yang berhasil mencapai usia dewasa.

Ketika wisatawan mulai berdatangan untuk mencari whale shark tahun 2018, barulah terjadi sedikit perubahan. Nelayan mendapatkan uang dari wisata ini dan membuat mereka menyadari betapa istimewanya hiu paus.

Teluk Saleh adalah situs whale shark terbaru dunia di Indonesia yang baru berdiri pada tahun 2018. South China Morning Post menyebut Sumbawa sebagai spot melihat whale shark terbaik saat ini. Bangganya!



Simak Video "Menjelang WSBK, Pemerintah NTB Kebut Vaksinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA