Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 14 Jul 2021 20:21 WIB

TRAVEL NEWS

Puluhan Desa Wisata Akan Disertifikasi Kemenparekraf Tahun Ini

Desa wisata di Deli Serdang.
Desa Wisata di Deli Serdang (Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Kemenparekraf menyelenggarakan Anugerah Desa Wisata Indonesia untuk mengembangkan desa wisata. Selain itu, akan ada pemberian sertifikasi.

Salah satu program unggulan pengembangan pariwisata yang kini jadi fokus pemerintah, khususnya Kemenparekraf adalah pengembangan desa wisata. Pemberian sertifikasi tahun ini menjadi 60 desa wisata.

"Komitmen untuk mengembangkan desa wisata di tunjukkan dalam program sertifikasi desa wisata berkelanjutan pada tahun 2020 yang diberikan kepada 16 desa wisata dan di tahun ini menjadi 60 desa wisata yang akan disertifikasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif," kata Deputi bidang pengembangan destinasi dan infrastruktur, Vinsensius Jemadu dalam Opening Bimtek dan Workshop Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Rabu (14/7/2021).

Pengemasan produk yang kreatif dan inovatif akan lebih menarik wisatawan dalam mengunjungi sebuah destinasi wisata. Lalu didukung pula dengan fasilitas yang tersedia.

"Tentunya didukung dengan amenitas yang telah tersedia seperti homestay, rumah makan, kafe, pusat informasi, sarana komunikasi yang baik terutama jaringan yang signal yang stabil serta tersedianya air bersih dan listrik," kata Vinsensius.

Sementara itu, pengembangan desa wisata secara fisik tentu harus diselaraskan dengan pengembangan produk wisata non fisik seperti budaya dan kearifan lokal masyarakat. Masyarakat desa yang sadar wisata kreatif dan inovatif akan menjadi ujung tombak pengembangan desa wisata.

"Masyarakat diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip sapta pesona yang sejalan dengan kearifan lokal agar dapat memberikan pelayanan dan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan," kata Vinsensius.

Vinsensius menuturkan, hal ini sesuai dengan community based tourism. Konsep ini mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengembangan pariwisata desa secara berkelanjutan.

"Semua unsur pemangku kepentingan juga tentunya harus memainkan peran masing-masing dalam pengembangan pariwisata, sesuai dengan konsep pentahelix," tambahnya.



Simak Video "Voli Lumpur Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA