Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 16 Jul 2021 13:04 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Sebut Desa Wisata Sebagai Masa Depan Pariwisata Indonesia

Menparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno (UMN)
Jakarta -

Untuk menjadikan desa wisata sebagai destinasi kelas dunia, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) digelar. Hingga kini sudah terdaftar lebih dari 1.500 desa wisata.

Pada opening Bimtek dan Workshop online pada 14 Juli lalu dengan zona A (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu) jumlah desa wisata yang mendaftar mencapai 1.484. Kini saat opening Bimtek dan Workshop Online dengan zona B (NTT, NTB, Kalimantan, Sulawesi, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat), jumlahnya semakin bertambah.

"Saya semakin terkagum-kagum dan tersanjung karena hari ini doa kita semua dikabulkan Allah SWT. Kemarin waktu bimtek zona A saya berdoa kalau tembus 1500 ternyata hari ini saya diberitahu bisa tembus 1.580 dan terus bertambah dalam 15 menit terakhir bertambah 4 lagi desa wisata yang mendaftar," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Jumat (16/7/2021) dalam Opening Bimtek dan Workshop Online Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021.

Sandiaga mengatakan, di era pandemi kita ubah pola hidup menjadi lebih bersih. Dia juga menyebut desa wisata merupakan masa depan pariwisata Indonesia

"Tren pariwisata Indonesia kini sudah terlihat bahwa desa wisata adalah masa depan pariwisata Indonesia dan simbol kebangkitan ekonomi kita," kata Sandiaga.

Menparekraf ini menuturkan, desa wisata akan membuka lapangan kerja yang luas. Sehingga bisa membangkitkan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

"Kita akan all out di kemenparekraf untuk mendorong pariwisata, karena kami yakin ini akan membuka lap kerja seluas luasnya yang akan berpihak kepada masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan manfaat ekonomi yang sekarang betul-betul diperlukan di tengah pandemi," kata Sandiaga.

Dalam hal ini, peran stakeholder sangat diperlukan dengan prinsip 3 C, Commitment, Competence dan Champion. Sandiaga menuturkan kita harus cari komitmen terbaik dari stakeholders untuk membangun desa wisata.

"Kita cari kompetensi yang baik, bangkitkan SDM-nya. tertib latihan dan pendampingan dan kita jadi champion dengan kegiatan entrepreneurship, programnya tepat sasaran tepat manfaat dan tepat waktu," kata Sandiaga.



Simak Video "Desa Wisata RI Disebut Berpotensi Jadi Digital Nomad"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA