Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Jul 2021 16:45 WIB

TRAVEL NEWS

Target Pemerintah Punya 244 Desa Wisata hingga Tahun 2024

Pemandangan kawasan Wisata Bukit Batu di Desa Sungai Luar Tiwingan Baru, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/6/2021). Wisata Bukit Batu yang terletak di kawasan Waduk Riam Kanan itu menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan pemandangan Pegunungan Meratus dan Waduk Riam Kanan yang ramai di kunjungi wisatawan lokal. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa.
Ilustrasi, desa wisata (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta -

Pemerintah serius dengan pembentukan juga pembenahan desa wisata. Hingga tahun 2024, diproyeksikan akan ada 244 desa wisata yang sudah siap dari segala sisi.

"Dalam mendukung pencapaian RPJMN 2020-2024, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan pada tahun 2024 akan ada 244 desa wisata yang telah tersertifikasi sebagai desa wisata mandiri," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam temu wartawan mingguan secara daring, Senin (19/7/2021).

Guna memperkuat pengembangan desa wisata, Kemenparekraf/Baparekraf juga melakukan kolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Kemendes PDTT bertindak untuk mendorong infrastruktur dari sebuah desa wisata. Sementara, Kemenparekraf/Baparekraf berperan untuk mengembangkan sumber daya manusia, serta sarana prasarana terkait pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata tersebut.

"Selain itu, Kemenparekraf juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk membantu mempercepat pengembangan desa wisata di Indonesia," ujar Sandi.

Saat ini, Kemenparekraf tengah menjalankan rangkaian ajang Anugerah Desa Wisata 2021. Jumlah peserta desa wisata pada ADWI (11/7) sebanyak 1.389 desa wisata.

"Rangkaian tersebut sudah ada di tahap fasilitasi Bimtek dan Worksop secara Online. Jadi, para pengelola desa wisata yang telah mendaftarkan desanya akan mengikuti bimtek dan workshop, agar dapat memaksimalkan berbagai produk wisata di desanya masing-masing," jelas Sandi.

"Saya sangat berharap ajang ini bisa memberikan motivasi, inspirasi, dan semangat bagi pengelola desa wisata yang ada di seluruh Indonesia, untuk menjadikan desanya sebagai desa wisata yang berkelanjutan, berkualitas dan berdaya saing. Karena desa wisata bukan hanya mampu meningkatkan perekonomian, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal," imbuh dia.



Simak Video "Voli Lumpur Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA