Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 26 Jul 2021 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Alhamdulillah, Arab Saudi Buka Umroh Lagi, Jamaah RI pun Bisa

A Saudi police woman, left, who is recently deployed to the service, at top left, stands alert in front of the Al-Safa mountain, as pilgrims pray at the Grand Mosque, at the Grand Mosque, a day before the annual hajj pilgrimage, Saturday, July 17, 2021. The pilgrimage to Mecca required once in a lifetime of every Muslim who can afford it and is physically able to make it, used to draw more than 2 million people. But for a second straight year it has been curtailed due to the coronavirus with only vaccinated people in Saudi Arabia able to participate. (AP Photo/Amr Nabil)
Foto: AP/Amr Nabil
Riyadh -

Mulai tahun baru Islam 1443 H nanti, Arab Saudi akan kembali mengizinkan jamaah internasional untuk melaksanakan umroh mulai 10 Agustus 2021. Kabar bagusnya, Indonesia pun bisa melakukan umroh, tapi ada syarat yang cukup ketat.

"Masjid Raya siap menerima jemaah umrah," kata Wakil Kepala Urusan Masjidil Haram, Saad bin Muhammad Al-Muhaimid yang dikutip dari Daily Star, Senin (26/7/2021).

Kabar rencana pembukaan umroh ini sebelumnya sempat dicetuskan oleh Wasekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Rizky Sembada, kepada detikTravel, Senin (19/7/2021)

Pembukaan umroh ini memang sudah menjadi wacana dari Pemerintah Arab Saudi. Namun yang jadi pertanyaan adalah daftar jamaah umrohnya.

"Apakah umroh ini dibuka untuk Arab Saudi sendiri atau internasional, Wallahualam," ujarnya.

Dalam ibadah haji lalu, ada 327 WNI yang menjadi jemaah haji tahun ini. Mereka adalah WNI yang selama ini sudah menetap di Arab Saudi dan ikut mendaftar sebagai calon jemaah sesuai prosedur yang diberlakukan Saudi.

Sementara itu mengutip situs Haramain Sharifan, seluruh negara diperbolehkan melakukan penerbangan langsung ke Arab Saudi untuk mengikuti umroh kecuali 9 negara. 9 Negara itu adalah India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon.

Jamaah dari 9 negara ini wajib melakukan karantina selama 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Kerajaan Arab Saudi. Persyaratan lainnya yang harus dipenuhi jamaah umroh yakni mereka telah vaksinasi penuh atau telah menerima 2 dosis vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson (J&J).

Jika mendapatkan vaksin dari China, harus ada booster lain. "Dosis vaksin COVID-19 buatan China dengan satu suntikan vaksin booster dari Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson juga diperbolehkan," tulis laporan tersebut.

Selain menerapkan protokol kesehatan, jamaah umroh juga diwajibkan untuk mengikuti tanda di lantai saat melakukan Tawaf selama pandemi COVID-19.



Simak Video "Arab Saudi Larang 20 Negara Masuk Wilayahnya, Termasuk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA