Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 06 Agu 2021 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

Bupati Sleman Usul Kartu Vaksin Jadi Syarat Masuk Destinasi Wisata

Seorang wanita di Surabaya, Eka Puspitasari menawarkan jasa cetak kartu vaksin. Dengan dicetak menjadi kartu, bukti vaksinasi COVID-19 itu akan lebih mudah digunakan.
Foto: Ilustrasi (dok. Istimewa)
Sleman -

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengusulkan penggunaan kartu vaksin COVID-19 sebagai syarat untuk masuk destinasi wisata.

Menurutnya, hal ini sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan sektor pariwisata.

"Sebelum masuk ke tempat wisata, pengunjung memberitahukan kepada petugas di tempat wisata bahwa mereka membawa kartu vaksin," kata Kustini, Jumat (6/8/2021).

Kustini mengatakan usul ini muncul usai adanya saran dan masukan dari para pelaku wisata di Sleman. Dikatakannya, hampir seluruh sektor pariwisata di Sleman terdampak pandemi COVID-19 ini.

"Ini solusi untuk tempat wisata agar tidak kolaps," ucapnya.

Terlebih, pemerintah saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan memaksa membuat seluruh pariwisata tutup sementara waktu. Hal ini, diakuinya, berimbas pada penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman yang selama ini banyak disumbang dari kegiatan wisata.

Selain destinasi wisata, kartu vaksin juga diusulkan dipakai syarat bagi masyarakat menginap di hotel atau kala menyambangi resto dan kafe.

"Yang sudah melaksanakan vaksin, kasih kartu vaksin atau tunjukkan kartu vaksin," ungkapnya.

Kustini menilai usulan ini sebagai langkah konkrit untuk membantu mengangkat kembali perekonomian industri pariwisata dan sektor sejenisnya yang telah lesu selama setahun lebih.

Guna mendukung usulan tersebut, Kustini mengklaim, Pemkab Sleman telah melakukan berbagai upaya akselerasi vaksinasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sleman, capaian vaksinasi telah mencapai 40 persen. Pemkab Sleman mengejar cakupan vaksinasi 70 persen untuk seluruh masyarakat pada akhir Desember 2021.

"Setiap pekannya kita targetkan 40 ribu warga divaksin, atau setiap harinya rata-rata 5 ribu orang. Kita optimis bisa mencapai target itu di akhir tahun 2021," pungkasnya.



Simak Video "Terekam CCTV! Omah PSS Sleman Dibakar OTK"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA