Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 10 Agu 2021 12:14 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Video Pramugari di Puncak Bangunan Tertinggi di Dunia, Sungguhan?

Femi Diah
detikTravel
Dubai -

Seorang pramugari dengan tersenyum menunjukkan lembaran kertas dengan tulisan ajakan untuk terbang dengan maskapai Emirates. Tak main-main, dia berdiri di puncak menara Burj Khalifa.

Pramugari itu mengenakan pakaian klasik awak kabin Emirates, komplet dengan topi dan kain yang menjuntai. Kain itu menunjukkan tiupan angin yang cukup besar. Si pramugari tersenyum relaks.

"Reconnect with your loved ones or take a fabulous vacation. From 8th August travel to the UK gets easier," begitulah keterangan yang diberikan di akun Instagram Emirates.

Adegan kemudian yang bikin jantung rasanya amblas. Kamera tiba-tiba diarahkan dengan view yang lebih luas dan tampak pramugari tersebut berdiri di puncak menara Burj Khalifa. Ya, Burj Khalifa, bangunan tertinggi di muka bumi. Burj Khalifa dengan tinggi 829,8 meter menjulang ke langit Dubai.

Aksi pramugari di ujung menara Burj Khalifa itu pun menuai spekulasi, antara trik atau nyata.

Ternyata Emirates benar-benar menempatkan pramugari di atas Burj Khalifa. Pramugari itu diperankan oleh penerjun payung dan stuntwoman Nicole Smith-Ludvik.

Untuk mencapai puncak Burj Khalifa, dia diterbangkan dengan helikopter.

Kampanye ini dibuat oleh perusahaan video helikopter dan drone Choppershoot dan diproduksi oleh Prime Productions AMG bersama TECS Event Services. Mereka mengonfirmasi bahwa adegan itu tidak hanya dibuat di dalam studio dan bagian dari efek.

"Menjadi bagian dari proyek khusus, tidak hanya karena kami dipercaya untuk membantu mewujudkan ini (ya, ini sangat sangat nyata), tetapi juga apa artinya bagi begitu banyak keluarga yang telah terpisah dari keluarga mereka. Antara di Dubai dan Inggris," tulis layanan TECS Event di pos media sosial, melansir Paddle Your Own Kanoo.

[Gambas:Instagram]



Smith-Ludvik menyebut pengalaman itu sebagai salah satu aksi aksi paling menakjubkan dan menarik yang pernah dilakukannya.

Menurut Emirates, aksi itu untuk merayakan keputusan Inggris untuk membuka kembali perjalanan dengan Uni Emirat Arab (UEA). Inggris Raya adalah salah satu pasar terpenting Emirates sebelum pandemi, tetapi pada bulan Januari pemerintah Inggris memasukkan UEA ke dalam red list alias daftar merah perjalanannya.

Sejak itu, hanya warga negara Inggris yang diizinkan bepergian dari Dubai ke Inggris dan itu pun harus dikarantina di hotel selama 10 hari. Dengan menurunkan UEA ke negara daftar kuning, siapapun sekarang dapat bepergian dan Emirates sudah mulai menuai hasilnya.

Dan, Emirates mulai kembali membuka penerbangan ke dan dari Inggris mulai 8 Agustus.

"Sejak pengumuman Inggris tadi malam, kami telah melihat lonjakan besar dalam permintaan dari pelanggan yang putus asa untuk bepergian untuk melihat keluarga mereka, merencanakan kembalinya anak-anak mereka untuk masa sekolah baru, serta perjalanan bisnis atau liburan mereka yang tertunda," komentar Chief Operating Officer Emirates Adnan Kazim.

"Emirates sedang meninjau operasi kami ke berbagai titik di Inggris dan setiap restart layanan akan diumumkan dengan cara biasa," Kazim menambahkan.



(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA