Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Agu 2021 22:33 WIB

TRAVEL NEWS

Dear Pemerintah RI, Ini 3 Harapan Agen Travel Umroh di Masa Paceklik

CLARIFIES THAT THE UMRAH PILGRIMAGE CAN BE UNDERTAKEN AT ANY TIME OF THE YEAR -- In this photo released by Saudi Ministry of Hajj and Umrah, Muslims practice social distancing while praying around the Kaaba, the cubic building at the Grand Mosque during the first day umrah pilgrimages were allowed to restart, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Sunday, Oct. 4, 2020. The umrah pilgrimage, or smaller pilgrimage, can be undertaken at any time of the year. A very small, limited number of people donning the white terrycloth garment symbolic of the Muslim pilgrimage circled Islams holiest site in Mecca on Sunday after Saudi Arabia lifted coronavirus restrictions that had been in place for months. (Saudi Ministry of Hajj and Umrah via AP)
Mekkah (AP Photo)
Jakarta -

Agen travel umroh masih gigit jari karena Arab Saudi belum membuka pintu untuk jemaah dari Indonesia. Ada harapan yang ditujukan untuk pemerintah.

Pengumuman dari Arab Saudi yang menyatakan membuka pintunya bagi jemaah asing menjadi harapan besar bagi agen travel di Indonesia. Tapi, rupanya bersama delapan negara lain, jemaah Indonesia belum diizinkan masuk ke sana.

"Sehingga, PR kita meminta negara kita untuk melakukan negosiasi agar dapat membuka akses masuk dari Indonesia direct ke Saudi Arabia," kata CEO Almultazam Group, Rizky Sembhada, kepada detikcom.

Agen travel juga meminta pemerintah untuk memudahkan regulasi pelaksanaan umroh saat bisa dijalankan nantinya. Rizky berkaca pada pelaksanaan umroh tahun lalu. Dia bilang umroh dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Jangan menyulitkan regulasi seperti tahun-tahun kemarin, apa itu? Contoh karantina keberangkatan, karantina kepulangan itu akan memberatkan para kaum muslimin yang ingin berangkat umroh dan tentunya itu menyulitkan kami juga dalam recruitment," kata Rizky.

Selain itu, Rizky berharap agar pemerintah memberikan bantuan kepada agen travel umroh. Tanpa bisa masuk Arab Saudi, kantong uang agen travel umroh minus. Padahal, operasional agen travel tetap harus berjalan, termasuk membayar sewa gedung dan menggaji karyawan.

"Kendati sudah berangkat atau sudah dibuka tetap kita pasti perusahaan hampir semua perusahaan rata-rata saya yakin mereka mengalami minus keuangan, jelas," kata Rizky.

"Satu tahun setengah lebih perusahaan ini benar-benar stagnan ya tidak bergerak sama sekali dan sementara operasional terus jalan. itu pasti semua perusahaan travel merasakan dampak susahnya," Rizky menambahkan.

Rizky juga berharap pemerintah RI bisa meyakinkan Arab Saudi untuk nantinya membuka pintu bagi umat Islam yang menerima vaksin Sinovac dan Sinopharm. Boleh dibilang vaksin itulah yang sebagian diberikan kepada warga RI.

"Imbauan untuk saat ini adalah semua masyarakat Indonesia segera melakukan vaksin dan imbauan kepada pemerintah adalah melakukan negoisasi agar pemerintah Saudi mau menerima vaksinasi Sinovac dan Sinopharm," katanya.

Sebab, meski masyarakat sudah melakukan vaksin yang ditentukan pemerintah Indonesia, Arab Saudi belum bisa menerima vaksin tersebut. Sehingga ini juga akan kembali menyulitkan penyelenggara haji dan umroh beserta jemaah.

"Maka ada dua hal yang harus kita lakukan, pertama melakukan negoisasi kepada pemerintah Saudi dan memintanya agar menerima vaksin Sinovac dan Sinopharm ini dan kedua, ada alternatif kedua, masyarakat Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin hendaknya melakukan vaksinasi tambahan atau booster dengan vaksinasi yang diterima," kata Rizky.



Simak Video "Menlu Arab Saudi Datang Kantor Menlu AS, Bahas Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA