Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 23 Agu 2021 11:45 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: Garut, Harapan Baru untuk Pemulihan Wisata Nasional

Syanti Mustika
detikTravel
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten. Di sana, dia melaunching program KataKreatif untuk mendorong produk para pelaku UMKM bisa mendunia dengan diekspor ke berbagai negara.
Foto: Rifat Alhamidi
Jakarta -

Garut tidak hanya punya dodol, jaket kulit, atau domba. Di sana juga ada kopi yang kualitasnya juga diakui dunia.

Semangat perubahan atas kondisi ekonomi yang terpuruk sejak covid-19 mewabah di Indonesia terus digaungkan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika mengunjungi Desa Wisata Cangkuang yang berlokasi di Kelurahan Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Minggu (22/8/2021).

Pengembangan produk lokal tersebut dibuktikannya lewat secangkir kopi yang dinikmatinya di dua lokasi pada hari ini, Minggu (22/8/2021).

Kopi jenis arabica bernama Java Preanger itu katanya menjadi unggulan. Bahkan dinobatkan sebagai juara satu dalam ajang Festival Kopi Dunia yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat pada Maret 2016 silam.

Kopi yang ditanam para petani di kawasan Cipanas, Garut itu diyakininya dapat menjadi produk unggulan Kabupaten Garut lainnya seperti, dodol, jaket kulit hingga domba.

"Ini yang juara dunia kemarin memang rasanya seperti kayak wine gitu, ada kecut-kecut, ada wanginya, tapi enaknya luar biasa. Saya merasa bahwa ini adalah unggulan," ungkap Sandiaga Uno.

"Dulu kalau dodol ingetnya Garut, domba ingetnya Garut, dan jaket kulit inget Garut, sekarang bisa ditambah kopi dan banyak sekali produk lainnya," paparnya bersemangat.

Lewat pengembangan produk lokal, dirinya percaya penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja akan semakin terbuka. Sebab, berdasarkan kajian diketahui sektor parekraf dapat menciptakan enam kali lipat lapangan kerja lebih banyak dibandingkan dengan sektor lainnya.

"Untuk USD 1 yang diinvestasikan itu bisa menciptakan enam kali lipat lapangan kerja dibandingkan dengan sektor lainnya," imbuh Sandiaga Uno.

Oleh karena itu, dirinya kembali mengingatkan kepada para pelaku usaha untuk terus memupuk semangat. Lonjakan kasus covid-19 yang berujung kepada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga melambatnya perekonomian yang sangat menyulitkan pada beberapa waktu lalu harus dihadapi dengan senyuman.

"Nah ini harus kita bangkitkan, karena kami yakin penciptaan lapangan kerja yang seluas-luasnya ini harus dilakukan secara sistematis dan komprehensif, menciptakan kebijakan yang bisa membangkitkan kembali sektor parekraf," jelas Sandiaga Uno.

Dirinya berharap, seiring dengan pemulihan penanganan kasus covid-19, sektor parekraf bisa mendorong beberapa langkah vaksinasi di sejumlah destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif, termasuk desa wisata untuk kembali menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

"Karena Garut ini posisinya sangat strategis, ini adalah dalam rangka pemulihan perekonomian nasional secara menyeluruh. Jadi karena Garut ini adalah lokomotif, kita lihat ini adalah barometer pariwisata yang dengan tren terbaru, semua mata akan tertuju kepada Garut untuk kebangkitan ekonomi nasional," tutupnya.



Simak Video "Seberapa Parah Corona Kacaukan Pariwisata Indonesia?"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA