Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Agu 2021 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Salut! Airbnb Janji Gratiskan Penginapan untuk Pengungsi Afghanistan

Femi Diah
detikTravel
Jakarta -

Setelah dikuasai Taliban, warga Afghanistan orang memilih mengungsi. CEO Airbnb Brian Chesky berjanji menyediakan penginapan gratis bagi 20.000 pengungsi Afghanistan itu.

Dikutip dari CNN, Rabu (25/8/2021), Chesky memulai program untuk pengungsi Afghanistan itu secepatnya. Airbnb akan membayar ongkos menginap 20 ribu pengungsi.

"Pengungsian dan ketersediaan pemukiman kembali untuk pengungsi Afghanistan di AS dan di negara lain adalah sebuah krisis kemanusiaan terbesar di zaman kita. Kami merasa bertanggung jawab untuk bertanggung jawab," kata Chesky dalam cuitannya di Twitter.

Chesky menyebut Airbnb akan menggandeng LSM nonprofit untuk mewujudkan rencana itu.

Chesky tidak menyebut secara rinci program itu bisa dipakai oleh pengungsi Afghanistan. Begitu pula dengan ketentuan memilih lokasi Airbnb dan berapa lama Airbnb akan mendanai masa tinggal mereka.

Puluhan ribu orang berusaha meninggalkan Afghanistan dalam beberapa hari terakhir setelah ibu kota negara itu, Kabul, jatuh ke tangan Taliban. Sampai-sampai bandara di Kabul ricuh.

LSM, kelompok agama, dan pemerintah daerah di Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain berjanji untuk membantu pengungsi Afghanistan.

Chesky meminta komunitas bisnis untuk mengikuti langkah yang dibuat oleh Airbnb. Apapun caranya.

"Saya harap langkah ini menginspirasi para pemilik bisnis lainnya untuk melakukan hal yang sama. Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia," kata Chesky.

Bulan lalu Badan Pengungsi PBB mengatakan sekitar 270.000 warga Afghanistan mengungsi sejak Januari 2021. Penyebab utamanya, ketidakamanan dan kekerasan.

Bukan sekali ini saja Airbnb menyediakan tempat tinggal gratis bagi mereka yang membutuhkan. Pada 2012, Airbnb.org menampung 75.000 orang yang melarikan diri atau dalam kondisi krisis, mulai dari petugas kesehatan COVID-19, korban gempa atau kebakaran, hingga pengungsi.

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA