Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 30 Agu 2021 18:31 WIB

TRAVEL NEWS

Tiket Parkir Harga Selangit Pantai Anyer, Sandiaga: Kita akan Sanksi!

Kondisi di Anyer pascagempa M 6,9. Pantai sepi dari pengunjung, nelayan beraktivitas normal
Pantai di Anyer Foto: M Iqbal/detikcom
Jakarta -

Praktik tak sehat masih terjadi di kawasan wisata Pantai Anyer-Carita, Banten. Tiap traveler yang datang ke sana diminta membayar tiket harga selangit.

Lalu, bagaimana tindakan Kemenparekraf akan aksi tempat wisata di daerah yang masih mengetok harga tinggi untuk wisatawan, contoh harga parkir di Anyer mencapai Rp 100 ribu per mobil. Makanannya pun sangat mahal.

Apakah akan dibuat standardisasi biaya di tempat wisata? Menparekraf Sandiaga Uno dengan tegas menjawab akan memberi sanksi hingga edukasi.

"Hal tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan, karena bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif di suatu daerah," terang Sandiaga dalam temu wartawan secara daring, Senin (30/8/2021).

"Bagi pelaku usaha yang terbukti mematok harga yang tidak wajar kepada wisatawan, tentunya Kemenparekraf berkoordinasi dengan pemda setempat untuk memberikan sanksi atau teguran tegas, diiringi dengan sosialisasi serta edukasi, sehingga hal ini tidak terulang," imbuh dia.

Sebelumnya, pengelola pantai di kawasan Anyer dan Carita masih mematok harga mahal untuk wisatawan. Tiket masuknya sampai Rp 100 ribu.

detikcom berkunjung ke beberapa pantai di Serang pada 12-13 Agustus 2021 untuk melihat langsung kondisi terkini pariwisata di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dari pantauan detikcom, suasana pantai memang sangat sepi. Banyak kios dan lapak pedagang yang tutup karena tak ada wisatawan yang datang.

Misalnya di Pantai Florida Anyer, ketika detikcom datang ke sana tak tampak adanya aktivitas manusia. Loket yang menjual tiket masuk tutup tetapi pantai itu masih dapat dimasuki oleh siapapun.

Di sana, detikcom bertemu dengan suami istri pedagang minuman. Mereka merupakan satu-satunya pemilik kios yang masih berjualan kendati pantai ditinggal wisatawan.

Ketika sedang berbincang dengan pemilik kios, tiba-tiba kami didatangi dua orang yang meminta agar kami membayar tiket masuk sebesar Rp 100 ribu. Setelah membayar, salah satu dari mereka memberikan karcis sebagai bukti pembayaran. Benar saja, di sana tertera harga tiket Rp 100 ribu per mobil.

Hal serupa juga terjadi di Pantai Carita. Saat detikcom masuk ke area pantai, loket pembelian karcis tutup. Namun begitu parkir, tiba-tiba ada seorang ibu yang membawa karcis dan meminta kami untuk membayar tiket. Harganya sama, Rp 100 ribu per mobil.

Harga tiket masuk pantai-pantai ini dapat dikatakan mahal sampai 5 kali lipat jika dibandingkan dengan harga di tiket pantai daerah lain. Apalagi bila melihat fasilitas pantai yang tak terlalu spesial.

Bila dibandingkan dengan provinsi tetangga, Ancol, Jakarta, misalnya, setiap pengunjung dikenakan tarif Rp 25 ribu dengan biaya parkir motor Rp 15 ribu dan mobil Rp 25 ribu.

Kemudian pantai di Sukabumi seperti Pantai Pelabuhan Ratu, pengunjung pejalan kaki hanya dikenakan tarif Rp 3.000 sementara untuk mobil dikenakan harga tiket Rp 20 ribu. Kemudian Pantai Citepus Sukabumi juga mematok harga yang lebih murah dibandingkan Anyer-Carita yakni Rp 30 ribu per mobil.



Simak Video "Viral Perempuan Ngamuk Gegara Diminta Putar Balik Saat Akan ke Anyer"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA