Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 05 Sep 2021 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Data: Serangan Laser ke Pesawat Meningkat Tahun 2019-2020

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Penerbangan, ilustrasi pesawat, pesawat terbang, ilutrasi perjalanan, pesawat
Foto: Getty Images/Maja Hitij
Jakarta -

Salah satu musuh dalam penerbangan adalah laser yang ditembakkan tangan jahil ke arah pilot. Sserangan laser ke pesawat ternyata meningkat di tahun 2019-2020.

Diberitakan Fox News, Minggu (5/9/2021) Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat merilis data tentang serangan laser ke pesawat. Data mereka menunjukan jika serangan laser meningkat di tahun 2019-2020.

FAA merupakan agen transportasi terbesar dari pemerintah AS dan mengatur semua aspek penerbangan sipil di negara tersebut serta di sekitar perairan internasional.

FAA merisli temuan studi terbaru tentang insiden laser ke pesawat. Studi ini melihat data serangan laser dari 2010 hingga 2020 dan melihat berbagai tren, termasuk wilayah geografis, waktu, tanggal, dan data per kapita.

Menurut penelitian, serangan laser meningkat dari 2019 ke 2020. Ini mengejutkan organisasi karena jumlah keseluruhan penerbangan sangat berkurang selama 2020 karena pandemi virus Corona.

"Mengarahkan laser ke pesawat dapat membuat pilot buta sementara. Kalau itu terjadi, tidak hanya mempengaruhi kru tetapi juga membahayakan penumpang dan masyarakat yang mereka terbangkan setiap malam." kata Administrator FAA Steve Dickson.

Pada 2019, ada 6.139 serangan laser yang dilaporkan oleh pilot. Tahun berikutnya, pilot melaporkan 6.852 serangan laser.

FAA dapat mengeluarkan denda hingga USD 11.000 kepada orang-orang yang menyorotkan laser ke pesawat, dengan jumlah itu meningkat menjadi USD 30.800 untuk beberapa insiden. Pada tahun 2021, FAA mengeluarkan denda USD 120.000. Secara total, FAA telah mengeluarkan denda USD 600.000 sejak 2016.

Menyorotkan laser ke pesawat juga dapat mengakibatkan tuntutan pidana dari penegak hukum federal, negara bagian, dan lokal.



Simak Video "AS Bersiap Sambut Turis Asing Mulai November 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA