Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 31 Agu 2021 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Bayi Afghanistan yang Lahir Saat Evakuasi Diberi Nama Seperti Pesawat AS

Warga yang dievakuasi dari Afghanistan melahirkan bayi di pesawat, Sabtu (21/8/2021).
Foto: Wanita Afghanistan melahirkan di pesawat (CNN)
Kabul -

Warga Afghanistan yang dievakuasi oleh tentara AS melahirkan di pesawat. Bayi perempuan itu pun diberi nama sama seperti pesawat Amerika yang dinaikinya.

Terjadi peristiwa yang cukup dramatis dalam penerbangan evakuasi warga Afghanistan. Ibu hamil yang naik pesawat itu mengalami kontraksi di ketinggian 28 ribu kaki ketika menempuh perjalanan menuju ke Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Akhirnya, sang ibu dipindah ke ruang kargo pesawat. Di ruangan itu, dia melahirkan seorang bayi perempuan dengan selamat tak lama setelah mendarat di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Bayi perempuan yang lahir di pesawat itu diberi nama Reach, sama seperti nama pesawat yang membawanya pergi meninggalkan kampung halaman mereka di Afghanistan.

"Kami telah melakukan percakapan lebih lanjut dengan ibu dan ayah bayi itu. Mereka memberi nama gadis kecil itu Reach. Mereka melakukannya karena kode panggilan pesawat C-17 yang menerbangkan mereka dari Qatar ke Ramstein adalah Reach," ungkap Jenderal Tod Wolters, komandan Komando Eropa AS dan Panglima Sekutu Tertinggi NATO di Eropa, seperti dikutip dari CNN, Selasa (31/8/2021).

Pesawat C-17 milik militer AS itu memang memiliki kode panggil Reach 828. Bayi Reach dan ibunya kemudian diangkut ke fasilitas medis terdekat di mana Komando Mobilitas Udara militer AS melaporkan bahwa mereka dalam kondisi baik.

"Seperti yang dapat Anda bayangkan, menjadi pilot pesawat tempur Angkatan Udara, adalah impian saya untuk menyaksikan anak kecil bernama Reach tumbuh dan menjadi warga negara AS serta menerbangkan pesawat tempur Angkatan Udara Amerika Serikat di Angkatan Udara kami," Wolters berkelakar.

Berbicara kepada CNN, perawat yang membantu kelahiran Reach mengatakan dia "mengharapkan yang terburuk, berharap yang terbaik."

"Ketika saya mengevaluasi pasien, kami melewati titik kami tidak bisa kembali. Bayi itu akan dilahirkan sebelum kami dapat memindahkannya ke fasilitas lain," kata Kapten Angkatan Darat AS Erin Brymer, perawat terdaftar di Landstuhl Regional Medical Center.

Ditanya kapan dia menyadari semuanya akan baik-baik saja untuk bayi dan ibu, Brymer berkata:

"Ketika bayinya keluar sambil berteriak! Kami langsung meletakkannya di dada sang ibu dan dia segera memberinya ASI. Saya seperti, 'Oke , kami baik-baik saja di sini,"

Sebelumnya, pilot pesawat itu telah keliru ketika mengumumkan bahwa bayi yang lahir di pesawat itu berjenis kelamin laki-laki. Brymer pun mengatakan pilot langsung meralat ucapannya.

"Maksudku, dia perempuan," koreksi sang pilot.



Simak Video "Mulai Evakuasi, Spanyol Siap Sambut 2.000 Pengungsi Afghanistan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA