Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 05 Sep 2021 15:50 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata di Lembang Masih Tutup, Pengunjung Pilih Staycation

Whisnu Pradana
detikTravel
Grafika Cikole Lembang.
Grafika Cikole Lembang (dok TWGC Lembang)
Bandung Barat -

Sektor pariwisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) perlahan mulai memulihkan diri. Pengunjung mulai berdatangan menghabiskan masa libur akhir pekan sejak Sabtu (4/9) sampai hari Minggu ini (5/9/2021).

Kendati objek wisata masih belum diizinkan beroperasi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, tapi restoran serta penginapan boleh dikunjungi wisatawan.

Salah satunya penginapan bernuansa alam yang ada di Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang. Okupansi di penginapan yang menawarkan sensasi menginap di tengah hutan pinus dengan hawa sejuk itu meningkat dibanding pekan-pekan sebelumnya.

"Lumayan, yang meningkat itu dari yang staycation. Kita okupansi sesuai carrying capacity, 50 persen dan sudah terisi penuh," ungkap General Manager (GM) TWGC Lembang Sapto Wahyudi saat dihubungi detikcom, Minggu (5/9).

Sapto menyebut wisatawan yang memilih staycation di tempatnya berasal dari berbagai daerah mulai dari Jakarta, Bogor, serta daerah lainnya di luar Bandung Raya. Namun, tak sedikit pengunjung yang datang dari Bandung Raya.

"Untuk pengunjungnya itu campur. Jadi ada yang dari luar daerah seperti Jakarta dan yang dari Bandung juga ada. Nanti malam baru mau datang dari Sulawesi," kata Sapto.

Pengunjung yang datang ke TWGC Lembang hanya bisa menikmati kuliner di restoran dan menginap atau staycation namun dengan bonus pemandangan alam hutan pinus dan hawa yang sejuk.

"Untuk objek wisata rekreasinya masih ditutup sesuai instruksi dari pemerintah," terang Sapto.

Untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani COVID-19, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Setiap pengunjung yang masuk diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19.

"Di kita juga wajib bawa sertifikat vaksinasi. Itu sudah diterapkan sejak beberapa waktu lalu. Kemarin juga ada keluarga ada satu yang belum divaksin kita sarankan swab antigen dulu. Tadi juga satu bus bawa vaksin semua," pungkas Sapto.



Simak Video "Akhir Kisah 3 Warga Lembang Usai Viral Getok Tarif Parkir Rp 150 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA