Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Sep 2021 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

Sempat Mati Suri, Kini Wisata Kuliner Kulon Progo Kembali Hidup

Peningkatan jumlah kunjungan sejak PPKM level dilonggarkan juga dirasakan pengelola Rumah Makan Kopi Ingkar Janji.

"Selama ini kita sudah mulai agak merangkak bagus ya mas, artinya jumlah pengunjung sedikit demi sedikit naik dibandingkan pada saat kita buka setelah PPKM itu," ujar Pengelola Kopi Ingkar Janji, Ismail Fahmi.

Ismail mengatakan pihaknya sempat menutup sementara kedai ini saat pemerintah menerapkan kebijakan PPKM pertama yaitu PPKM mikro pada 6 Juli 2021 lalu. Kemudian kedai ini kembali buka pada 27 Juli 2021. Selama 2 minggu buka ia mengaku rumah makan yang menyajikan pelbagai kuliner ndeso dan aneka kopi ini sangat sepi. Bahkan sempat tidak ada pemasukan sama sekali.

"Dua minggu awal kita buka itu sepi sekali mas, kita juga sampai pada kondisi minus pemasukannya, tapi dalam dua minggu terakhir ini sudah mulai agak normal dan sekarang sudah di angka 80 persen an lah," ujarnya.

Kedai yang berjarak kurang dari 500 meter dari Kopi Ampirono itu pun kini mulai dibanjiri konsumen baik yang berasal dari Kulon Progo maupun luar daerah.

Wisata Kuliner Kulon ProgoWisata Kuliner Kulon Progo Foto: (Jalu Rahman Dewantara /detikcom)

"Untuk tamu sekarang sudah agak luas mas, di luar lingkungan sini sudah mulai banyak, tapi mayoritas masih DIY dan sekitarnya," ucap Ismail.

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan Kopi Ingkar Janji, Ismail menyatakan pihaknya telah mengetatkan penerapan protokol kesehatan. Sebelum masuk, pengunjung wajib memakai masker, cuci tangan dan dicek suhu tubuhnya oleh petugas yang disiapkan pengelola kedai.

"Kita juga atur tempat duduk agar bisa jaga jarak dan tidak berkerumun," ucapnya.

Selain Kopi Ampirono dan Kopi Ingkar Janji, kedai dan rumah makan lain yang juga terbilang hits di Kulon Progo karena kerap jadi jujugan wisatawan, seperti Dadap Sumilir dan Terraloka, di Girimulyo terlihat ramai pengunjung. Hal serupa juga terlihat di Kopi Klotok Menoreh dan Rumah Makan Iwak Kalen Banyu Bening yang masuk kawasan wisata kuliner di Kapanewon Nanggulan.

Salah satu pengunjung Kopi Ampirono, Yunita Indah (20) mengaku datang ke kedai ini untuk melepas penat setelah berdiam diri di rumah demi mematuhi aturan PPKM level. Dara asal Kapanewon Kalibawang, Kulon Progoini memilih Ampirono sebagai lokasi bersantai karena suasananya yang nyaman. Di samping itu penerapan prokes di sini terbilang ketat sehingga bisa meminimalisir penularan Corona.

"Ya gimana mas, bosen juga di rumah akhirnya ke sini, selain nyaman juga penerapan prokesnya ketat, jadinya menambah kenyamanan aja," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengumumkan perpanjangan PPKM level 1, 2, 3, dan 4 di Jawa-Bali. PPKM diputuskan untuk diperpanjang hingga 13 September 2021.

(Halaman selanjutnya>>>>)

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA