Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 16 Sep 2021 17:35 WIB

TRAVEL NEWS

Mulai Ramai, Dispar DIY Sayangkan Serbuan Wisatawan di Akhir Pekan

Jauh Hari Wawan
detikTravel
Yogyakarta masih PPKM Level 4, namun wisatawan telah memadati kawasan Malioboro. Begini potretnya.
Ilustrasi turis di kawasan Malioboro (PIUS ERLANGGA/detikcom)
Sleman -

Beberapa destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ramai diserbu wisatawan pada akhir pekan kemarin. Kapala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo pun menyayangkan kejadian itu.

"Untuk yang minggu kemarin itu para wisatawan sudah memenuhi Yogya saya kira ini sangat disayangkan ya, karena semua destinasi wisata yang ada di DIY itu kan tutup ya, masih tutup," kata Singgih kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Singgih menegaskan, destinasi wisata di DIY yang buka hanya ada 3. Yakni Gembira Loka Zoo, Tebing Breksi dan Pinus Sari Mangunan. Itu pun jumlah wisatawan yang masuk dibatasi hanya 25 persen dari kuota saat normal dan baru mulai uji coba terbatas pada pekan ini.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih RaharjoKepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo (Jalu Rahman Dewantara/detikcom)

"Dan saya berharap ini tidak terjadi lagi di minggu ini. Statusnya masih sama tutup semua kecuali tiga yang sedang diuji coba. Itu pun sangat terbatas 25 persen," tegasnya.

"Makanya kemudian saya menyarankan untuk reservasi terlebih dahulu supaya bisa masuk ke destinasi tersebut," tambahnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Singgih pun berkoordinasi dengan dinas pariwisata di kabupaten/kota. Termasuk akan membuka opsi kerjasama dengan TNI Polri.

"Mungkin nanti saya minta pemerintah kabupaten dan kota juga saling bersinergi dengan OPD lain tentunya dengan kewenangan masing-masing. Mungkin juga akan dibantu oleh TNI dan Polri untuk bisa mengantisipasi kejadian seperti di minggu kemarin," ungkapnya.

"Kita sudah berhasil menurunkan dari 4 ke 3. Tapi kalau kemudian tidak dilakukan pembatasan yang serius maka kemudian kemungkinan bisa naik lagi ke level lagi. Itu lebih susah lagi," sambungnya.

Disinggung soal teguran ke pengelola wisata di DIY, Singgih menilai semuanya disiplin terhadap aturan.

"Kalau pengelola saya kira semuanya disiplin tidak membuka tempat wisata tersebut," pungkasnya.



Simak Video "Keraton Yogyakarta Masih Belum Dibuka untuk Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA