Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Sep 2021 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Pegawai Stasiun KA: Asah Bahasa Asing Lewat Google demi Penumpang

Syanti Mustika
detikTravel
Stasiun Pasar Senen sebagai cagar budaya
Ilustrasi stasiun kereta (Pradita Utama)
Jakarta -

Ada cerita hangat dari Stasiun Pasar Senin. Salah satu staff di sana bisa berbahasa Mandarin. Dia belajar mandiri demi layani penumpang.

Nama salah satu orang di balik layar Stasiun Pasar Senen itu adalah Cahyadi. Dia menjabat sebagai pelaksana Administrasi Stasiun Pasar Senen.

"Saya di dunia kereta api sudah kurang lebih 19 tahun dan di Stasiun Pasar Senen Baru tiga tahun," kata Cahyadi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Stasiun Pasar Senen sebagai cagar budayaStasiun Pasar Senen sebagai cagar budaya Foto: (Pradita Utama)

Cahyadi mempunyai kisah menarik selama dia bekerja di stasiun kereta api. Berkat penumpang, dia termotivasi untuk melayani lebih dan belajar bahasa asing secara mandiri.

"Saat kita menghadapi penumpang kereta, mereka beragam yang terdiri dari beberapa suku, bahkan ada yang tidak bisa bahasa Indonesia. Bahkan juga ada orang asing yang tidak pakai bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris," kata Cahyadi.

"Salah satu pengalaman saya adalah bertemu dengan turis China. Awalnya saya tanya pakai bahasa Indonesia, mereka tidak mengerti," ujar Cahyadi.

"Kemudian, saya inisiatif dan berpikir sepertinya nih orang penumpang orang China. Saya tanyalah pakai bahasa China, dia menyahut. Saya tanya lagi,"Kamu mau kemana?" Mereka jawab ke Semarang. Dan itu menjadi satu kebanggaan di saya saat mereka menyahut, mereka mengerti apa yang saya katakan," dia mengisahkan.

"Lalu saya termotivasi untuk mempelajari bahasa asing yang mayoritas digunakan penumpang. Bagaimana dengan penumpang yang tidak berbahasa Inggris? Setelah kejadian dengan turis China itu saya termotivasi belajar bahasa asing, supaya bisa melayani penumpang. Awalnya kita kan tidak mengerti dan ingin mengerti, saya sampai buka Google. Kalau kita tidak punya inisiatif kita tidak akan maju," kata Cahyadi.

Cahyadi juga memiliki alasan lain bisa sangat betah bekerja di stasiun kereta api. Dia senang bisa bertemu dengan beragam penumpang.

"Sukanya bekerja di kereta api adalah kita kenal banyak orang di semua kalangan, jadi kita bisa mengadaptasikan diri. Bisa bertemu orang-orang eksekutif, ada juga artis, dan penumpang beragam macam suku kita bisa temukan saat berada di kereta api," kata Cahyadi.



Simak Video "Ini Stasiun KA Tertua yang Masih Beroperasi di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA