Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 25 Sep 2021 16:24 WIB

TRAVEL NEWS

Thailand Bakal Pangkas Durasi Karantina untuk Turis Asing

Putu Intan
detikTravel
Penari menampilkan tarian tradisional Thailand dengan gunakan face shield. Meski lockdown dilonggarkan, Warga Thailand diimbau untuk patuhi protokol kesehatan.
Ilustrasi wisata Thailand (AP Photo/Sakchai Lalit)
Bangkok -

Thailand berencana mempermudah turis asing masuk ke negaranya dengan melonggarkan aturan karantina. Bagi mereka yang sudah divaksin durasi karantina akan dipersingkat.

Dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (25/9/2021) Thailand akan kembali menyambut turis asing setelah hampir 18 bulan mereka menetapkan aturan ketat untuk warga negara lain yang akan masuk ke sana. Aturan ini jelas memukul pariwisata Thailand yang pada 2019 mampu mendatangkan 40 juta wisatawan mancanegara.

Dalam pembukaan pariwisata ini, Komite Pengendalian Penyakit Thailand mengusulkan pengurangan separuh dari persyaratan isolasi hotel selama dua minggu untuk turis yang sudah divaksin. Akan tetapi, setiap turis yang masuk Thailand tetap wajib untuk menunjukkan hasil tes PCR negatif COVID-19.

"Mengurangi karantina tidak hanya tentang pariwisata, tetapi akan membantu perjalanan bisnis dan pelajar asing," kata pejabat kesehatan senior Opas Karnkawinpong pada konferensi pers.

Berdasarkan proposal yang akan dipresentasikan kepada pemerintah pada hari Senin, mereka yang tidak memiliki bukti vaksinasi akan diisolasi selama 10 hari jika datang melalui jalur udara dan 14 hari jika melalui darat.

Hingga saat ini, pemerintah Thailand masih tarik ulur dalam membuka perbatasan. Pemerintah menunda pembukaan perbatasan untuk wisata hingga November 2021. Hanya di Pulau Phuket dan Samui yang akan membebaskan karantina untuk turis yang sudah divaksinasi sebagai bagian dari skema percontohan.

Thailand sendiri masih berusaha untuk memerangi COVID-19 di negaranya. Kasus COVID-19 di Thailand sudah melebihi 1,5 juta kasu di mana 15 ribu di antaranya meninggal.

Pemerintah Thailand juga terus mendorong vaksinasi. Kurang dari seperempat di antara 72 juta warga Thailand yang sudah divaksinasi lengkap.



Simak Video "Indonesia Tak Masuk 46 Negara Berisiko Rendah Menurut Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA