Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 27 Sep 2021 18:35 WIB

TRAVEL NEWS

Akses ke Obwis Ditutup, Eh Lewat Jalan Tikus dari Google Maps

Heri Susanto
detikTravel
FAIRFAX, CA - DECEMBER 13:  The Google Maps app is seen on an Apple iPhone 4S on December 13, 2012 in Fairfax, California. Three months after Apple removed the popular Google Maps from its operating system to replace it with its own mapping software, a Google Maps app has been added to the iTunes store. Apple Maps were widely panned in tech reviews and among customers, the fallout resulting in the dismissal of the top executive in charge of Apples mobile operating system. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Foto: GettyImages
Yogyakarta -

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kebingungan menangani wisatawan yang nekat mengunjungi objek wisata (obwis) yang masih tutup. Penyekatan akses masuk lokasi obwis tak efektif karena adanya Google Maps.

"Sebenarnya sudah dilakukan penyekatan. Misalnya (akses) menuju Parangtritis, masih ada jalan lain yang bisa dilewati. Apalagi ada Google maps," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kemantren Danurejan, Yogyakarta.

Aji mengaku, dengan kondisi saat ini sulit untuk menghalau wisatawan untuk tidak masuk ke destinasi wisata yang belum dibuka. Seperti akses ke Pantai Parangtritis yang tak bisa ditutup total.

"Parangtritis ditutup TPR e (akses masuk), warga kepie le lewat," katanya.

Upaya yang bisa dilakukan, lanjut Aji, saat ini hanya dengan mendorong pelaku wisata untuk tetap menjaga prokes. Apalagi, bagi obwis yang belum ditunjuk buka tapi sudah menerima tamu.

"Pengelola wisata tetap menjaga prokes. Karena mereka ini tempat terbuka ya, jadi sulit menolak," imbuh mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY ini.

Satu pekan sebelum penurunan level PPKM di DIY dari empat ke tiga, obwis yang belum ditunjuk ujicoba sudah diserbu wisatawan. Terutama wisata pantai dan Malioboro yang tetap dikunjungi wisatawan.

"Berbagai upaya kami lakukan, yang pasti kami terus mengingatkan wisatawan agar tidak berkerumun," kata Kepala UPT Malioboro Ekwanto.

Ekwanto menjelaskan, kunjungan wisatawan di Malioboro sampai lebih dari 2 ribu di hari Minggu (26/9/2021). Bahkan, UPT Malioboro sudah menerapkan pemadaman lampu, tapi tetap tak membuahkan hasil.



Simak Video "Melihat Persiapan Pembukaan Kembali Taman Pintar Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA