Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Okt 2021 06:42 WIB

TRAVEL NEWS

Mau Liburan? Cek Syarat Terbaru Naik Pesawat Bulan Oktober 2021

bonauli
detikTravel
Mother picking backpack from security counter while standing by daughters. Family is with luggage at airport terminal. They are going on vacation.
Ilustrasi bandara (iStock)
Jakarta -

Naik pesawat masih terus memerlukan persyaratan. Bulan Oktober ini ada penyesuaian syarat naik pesawat.

Sejumlah aturan memang kerap disesuaikan lantaran mengikuti kondisi perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia. Dirangkum detikcom, inilah yang perlu traveler ketahui.

Wajib Vaksin

Syarat perjalanan udara di bulan ini masih merujuk pada tiga aturan yaitu:

1. Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor: 18 Tahun 2021 beserta addendumnya tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19

2. Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali dan

3. Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 44 Tahun 2021 Tentang PPKM Covid-19 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

Syarat tersebut antara lain:

1. Khusus kedatangan dari luar Jawa-Bali atau keberangkatan dari Jawa-Bali ke luar wilayah Jawa-Bali harus melampirkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Penumpang juga harus melakukan tes PCR 2x24 jam.

2. Untuk perjalanan antar kota atau kabupaten di Jawa-Bali harus melampirkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil tes PCR 2x24 jam. Namun jika penumpang sudah divaksin lengkap (dua dosis), maka hanya perlu melampirkan hasil tes antigen yang berlaku 1x24 jam.

3. Pelaku perjalanan di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan sementara

Tak Perlu PeduliLindungi

Selain syarat naik pesawat Oktober 2021 yang sudah disebutkan di atas, ada syarat baru yang kembali disesuaikan. Syarat tersebut adalah tidak perlunya menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Secara otomatis sertifikat vaksin dan status hasil tes Covid-19 baik PCR maupun antigen dapat diidentifikasi melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diberikan saat pembelian tiket. Scan QR Code atau memberi bukti vaksinasi seperti sebelumnya sudah tidak diperlukan.

"Sudah kami berlakukan di bandara, misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan. Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi pada saat pesan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun itu bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen)," kata Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji, seperti dilansir dari laman resmi Kemenkes, Jumat (1/10/2021).

Syarat tersebut sudah berlaku bulan Oktober ini. Kini masyarakat yang mengalami kesulitan mengunduh aplikasi PeduliLindungi atau tak memiliki kapasitas ponsel yang memadai untuk mengunduh aplikasi baru tak perlu khawatir.

"Ini akan launching di bulan Oktober ini. Ada proses di mana kami memerlukan beberapa model untuk bisa diakses oleh setiap orang," kata Setiaji.

(Halaman selanjutnya>>>>)

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA