Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Okt 2021 08:42 WIB

TRAVEL NEWS

Kenapa Sih Jendela Pesawat Selalu Oval?

bonauli
detikTravel
Ilustrasi Jendela Pesawat
Ilustrasi jendela pesawat (iStock)
Jakarta -

Jendela pesawat memiliki bentuk yang khas. Ada masa lalu kelam yang tersimpan di balik desain jendela yang begitu-begitu saja.

Transportasi yang satu ini memang berbeda. Tak peduli kelas penumpangnya, semua jendela pesawat dibuat sama berbentuk bundar.

Dilansir dari The Sun, dulu jendela pesawat pernah berbentuk bujur sangkar. Namun jendela ini justru memakan korban. Kok bisa?

Pada 10 Januari 1954, Jet de Havilland Comet, penerbangan 781 meninggalkan landasan Bandara Ciampino Roma menuju London dengan membawa 35 penumpang. Sekitar 15 menit setelah pesawat tersebut hancur di langit dan jatuh ke Laut Mediterania. Tak ada yang selamat dari penerbangan tersebut.

Kecelakaan kedua terjadi beberapa bulan setelahnya. Penerbangan African Airways dari London ke Johannesburg jatuh ke laut dengan menewaskan 21 penumpang. Begitu diperiksa, jenazah korban menunjukkan cedera kepala dan paru-paru yang sama di penerbangan 781.

Rupanya jendela-jendela yang berbentuk bujur sangkar inilah yang menjadi penyebabnya. Lelehan logam di jendela menyebabkan kecelakaan dan mengakibatkan dekompresi eksplosif dan pesawat pecah di udara.

Sudut tajam jendela memiliki logam yang memiliki tekanan ekstra di ketinggian. Tekanan ini dua sampai tiga kali lebih banyak daripada di tempat lain. Tekanan terkonsentrasi di empat sudut setiap jendela yang menyebabkan kelelahan logam.

"Sudut yang dibulatkan dirancang untuk membantu mendistribusikan tekanan yang diberikan pada jendela secara merata, mengurangi kemungkinan jendela retak di bawah tekanan udara yang berubah," ujar Willis Orlando, spesialis Operasi Produk di Scott's Cheap Flight.

Dari sinilah bentuk jendela pesawat berevolusi menjadi bundar. Kurangnya sudut tajam memungkinkan tekanan mengalir lebih merata di sekitar tepi jendela. Sehingga sekarang semua jendela pesawat berbentuk bundar.

De Havilland Comet adalah pesawat jet komersial pertama di dunia pada tahun 1952. Pesawat ini memiliki empat mesin turbojet, berbentuk peluru, kabin bertekanan dan sayap yang menyapu ke belakang.



Simak Video "Naik Pesawat Tak Harus PCR Lagi, Apa Kata Penumpang?"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA