Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 02 Okt 2021 13:13 WIB

TRAVEL NEWS

Mengulik Kisah Desa di Lereng Merbabu yang Adem dan Aman

Erliana Riady
detikTravel
Desa Ngaduman
Pemandangan Desa Ngaduman. Foto: Erliana Riady/detikcom

Desa yang dikenal traveler dengan trak downhill salip putih yang keren ini dikenal aman dan tentram. Seperti namanya ' Ngaduman' merupakan akronim dari adem dan aman. Sutoyo mengakui, desanya tidak pernah ada aksi pencurian atau tindakan kriminalitas lainnya. Hubungan kekerabatan yang erat membuat warganya saling menjaga dan mengingatkan antar satu keluarga dengan keluarga lainnya.

"Ngaduman itu karena disini adem dan aman. Kalau desa tetangga mulai marak pencurian. Biasanya setelah musim panen. Kami disini berjaga. Dari malam sampai pagi, gantian giliran jaga di pintu masuk desa. Kalaupun ada pencuri yang masuk atau lari kesini, mereka gak akan bisa kabur. Wong disini desa terakhir, jalannya buntu ke arah Merbabu," bebernya sambil terkekeh.

Saking amannya, beberapa target operasi pembersihan anggota PKI "berlari" menuju Ngaduman, agar nyawanya tak dihilangkan. Apalagi, mereka yang namanya masuk daftar hitam, namun merasa tak pernah mengikuti aktifitas partai berhaluan kiri ini.

"Kalau di luar sana nyawanya banyak yang hilang. Banyak teman-teman atau saudara yang masuk daftarnya PKI itu ke sini. Mereka sembunyi, karena gak merasa jadi PKI, tiba-tiba ada yang bilang namanya masuk daftar yang dihilangkan. Lokasi aman sembunyi itu ya kesini," ungkapnya.

Ngaduman adalah desa yang mereprentasikan rasa cinta. Warga desa itu sangat ramah dan menyambut baik semua tamu yang datang. Pintu semua rumah, terbuka lebar bagi tamu yang ingin menginap. Mereka akan menyapa dan mengundang datang ke rumah mereka, dengan segala makanan yang siap dihidangkan.

"Kabur sebentar dari aktifitas kantor, paling tepat ke Ngaduman. Desa yang selalu tertutup kabut lembut. Suhu dingin. Namun suasana hangat tercipta dari ramah dan akrabnya warga kepada semua yang datang," aku Lia, traveler asal Surabaya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Viral Tumpukan Sampah di Merbabu, Sampah Para Pendaki Gunung Diperiksa"
[Gambas:Video 20detik]

(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA