Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Okt 2021 08:11 WIB

TRAVEL NEWS

Arkeolog Klaim Gunung Sinai Tempat Musa Terima Wahyu Ada di Arab Saudi

taken under studio light with electronic flash
Ilustrasi Alkitab (Getty Images/iStockphoto/aaron007)
Jakarta -

Nama Gunung Sinai tertulis dalam Alkitab. Bukan hanya mitos, arkeolog menyebut gunung itu ada di Arab Saudi.

Bagi umat Kristiani, nama Gunung Sinai tertulis dalam Alkitab dan disebut sebagai lokasi di mana Nabi Musa menerima 10 perintah Allah. Gunung itu juga disakralkan sebagai tempat suci tiga agama.

Hanya dalam perjalanannya, spekulasi bermunculan perihal lokasi sesungguhnya dari Gunung Sinai. Dikutip detikTravel dari Sputnik News, Rabu (6/10/2021), Arab Saudi disebut sebagai lokasi dari gunung sakral tersebut seperti diberitakan Sputnik News.

Itu diungkapkan oleh sekelompok arkeolog dari Doubting Thomas Research Foundation (DTRF), sebuah organisasi nirlaba yang menyelidiki sejarah catatan Alkitab. Para peneliti mengidentifikasi Jabal Maqla yang terletak di barat laut Arab Saudi dekat perbatasan dengan Yordania, sebagai Gunung Sinai yang sebenarnya.

Alkitab mengatakan bahwa ketika Nabi Musa sampai ke puncak Gunung Sinai, dirinya diselimuti asap karena Tuhan turun ke atasnya dalam api. Konon, Puncak Jabal Maqla menghitam seperti hangus terbakar.

Dikisahkan, Nabi Musa mampu membelah Laut Merah saat dirinya beserta para pengikutnya eksodus ketika mencoba melarikan diri dari kejaran tentara Firaun. Para peneliti dari DTRF mencatat, bahwa lebih banyak bukti yang menunjukkan Jabal Maqla sebagai Gunung Sinai.

Mereka juga mengklaim menemukan fakta, bahwa tempat itu terletak di dekat Pantai Nuweiba. Sementara itu, ilmuwan Swedia Lennart Moller mengaku telah menemukan jalur tanah di bawah air.

Bukan itu saja, para arkeolog disebut telah menemukan batu terbelah yang terletak di jalur yang diduga Gunung Sinai. Batu itu menunjukkan tanda-tanda erosi air. Padahal daerah itu sendiri menerima curah hujan yang sangat sedikit.

Ia dan para peneliti lain juga menemukan apa yang nampak seperti altar kuno yang terdiri dari granit yang belum dipotong. Dikabarkan, altar itu mirip dengan yang dibangun Nabi Musa di kaki Gunung Sinai serta potongan situs pemujaan anak lembu emas.

"Kami percaya tanda-tanda yang berbeda ini bisa menjadi petunjuk mengenai Perintah Tuhan untuk Nabi Musa, di mana ia memiliki tongkat yang dengan izin Tuhan ketika dipukul ke tanah lalu muncullah air. Nah, air ini pula yang menjadi sumber kehidupan penduduk Israel," tutur Presiden DTRF Ryan Mauro.

Namun, itu baru spekulasi awal yang ditemukan oleh peneliti. Mungkin nantinya akan ada lebih banyak lagi penemuan soal itu.



Simak Video "WNI Bisa ke Arab Saudi Tanpa Karantina dan Booster Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA