Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Okt 2021 10:40 WIB

TRAVEL NEWS

Taliban Jaga Lembah Buddha Bamiyan, Dari Benci Jadi Cinta?

bonauli
detikTravel
Lembah Bamiyan di Afghanistan
Lembah Bamiyan (AFP)
Jakarta -

Taliban kembali menjadi sorotan. Kali ini pasukan bersenjata terlihat di lembah Buddha Bamiyan yang dulu 'dibenci'.

Pasukan bersenjata Taliban kini berjaga di celah-cela tebing batu yang menganga yang terletak di Provinsi Bamiyan. Celah-celah pada tebing mirip gua itu dulunya pernah menampung dua patung kuno Buddha.

Dilansir AFP, sejumlah monumen di Provinsi Bamiyan telah berdiri selama 1.500 tahun. Namun, peninggalan-peninggalan itu dihancurkan oleh Taliban pada 2001 lalu.

Ratusan anggota Taliban dari seluruh penjuru menghabiskan lebih dari tiga minggu untuk menghancurkan patung-patung yang diukir di sisi tebing. Hal itu memicu kecaman global.

"Para Buddha dihancurkan oleh otoritas Taliban pada 2001," tulis di plakat perunggu yang dipasang di batu.

Salah satu anggota muda Taliban yang bernama Saifurrahman Mohammandi menyadari kecaman tersebut kala ditanya mengenai ide penghancuran patung Buddha bersejarah itu.

"Yah, saya tidak bisa berkomentar banyak. Saya masih sangat muda. Jika mereka melakukannya, Imarah Islam pasti punya alasan. Tapi yang pasti sekarang kami berkomitmen untuk melindungi warisan sejarah negara kami," kata Mohammadi.

Ia mengaku baru-baru ini berbicara dengan pejabat UNESCO yang melarikan diri ke luar negeri dan meminta mereka kembali ke Afghanistan.

Pejabat lokal dan mantan karyawan UNESCO mengatakan ada sekitar 1.000 artefak yang pernah disimpan di gudang terdekat. Namun artefak itu dicuri dan dihancurkan usai Taliban mengambilalih.

"Saya mengonfirmasi bahwa penjarahan memang terjadi, tapi itu terjadi sebelum kedatangan kami. Kami sedang menyelidiki dan kami berusaha untuk mendapatkan mereka kembali," kata Mohammadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "UNESCO Tetapkan 4 Pulau di Jepang Sebagai Daftar Warisan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA