Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Okt 2021 19:05 WIB

TRAVEL NEWS

6 Infrastruktur Dikebut Percantik Likupang

View KEK Likupang
Ilustrasi KEK Likupang (dok. Humas Kemenparekraf)
Minahasa Utara -

Likupang di Minahasa Utara menjadi salah satu destinasi super prioritas yag terus dipercantik. Sekitar 6 infrastruktur baru pun dibangun.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia, salah satunya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pembangunan infrastruktur ini dilakukan lewat pengembangan Destinasi Super Prioritas (DPSP) Manado-Bitung-Likupang. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Pemerintah meyakini sektor yang paling cepat rebound adalah pariwisata.

"Dalam tatanan normal baru hidup berdamai dengan Pandemi Covid-19, Pemerintah meyakini sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah pariwisata," katanya seperti dikutip detikTravel dari laman Kementerian PUPR, Selasa (12/10/2021).

Terdapat enam infrastruktur yang tengah dibangun di Sulut.

Pertama preservasi dua ruas jalan dan satu jembatan yakni Jalan Girian (Bitung)-Likupang berupa jalan sepanjang 46,67 kilometer dan jembatan 152,2 kilometer.

Kedua, peningkatan Jalan Pantai Pulisan sepanjang 2,8 kilometer dan penggantian Jembatan Marinsow sepanjang 13 kilometer. Pembangunan serta preservasi jalan akses DPSP Manado-Bitung-Likupang akan mempercepat waktu tempuh dari 1 jam menjadi 40 menit dari Manado menuju Likupang.

Ketiga, Bundaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang nantinya akan dijadikan gerbang utama untuk Kawasan Pantai Pulisan. Bundaran KEK Likupang juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti jalur sepeda, jogging track, serta taman.

Tol Manado-Bitung yang siap beroperasiTol Manado-Bitung yang siap beroperasi (Alfi Kholisdinuka/detikcom)

Keempat, Tol Manado-Bitung yang menjadi jalan bebas hambatan berbayar di Pulau Sulawesi. Jalan tol ini terdiri dari dua seksi, Seksi 1 Manado-Airmadidi sepanjang 14 kilometer yang dibangun Pemerintah dan Seksi 2 Airmadidi-Bitung (25 kilometer) yang dibangun PT JMB.

Keempat peningkatan Kualitas Rumah Swadaya Mendukung Pariwisata atau dikenal juga dengan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta). Program Sarhunta dilaksanakan di DPSP Manado-Likupang dengan renovasi dan rehabilitasi 263 unit rumah yang dibuat menjadi rumah dengan fungsi usaha di tiga Desa yaitu Marinsow, Pulisan dan Kinunang.

Rumah-rumah ini dapat dimanfaatkan sebagai homestay maupun usaha pendukung pariwisata lainnya yang mencerminkan adat setempat. Homestay di DPSP Manado-Likupang pun sudah mulai disewakan dengan tarif Rp 200.000 per malam.

Kelima, Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.Pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik.

Sebagaimana diketahui, Kota Manado pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014. Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta meter kubik dan luas genangan 139 hektar. Keenam, enam penampungan air hujan pada tahun 2020 di Pulau Bunaken yang tersebar di Kelurahan Bunaken dan Kelurahan Alung Banua.



Simak Video "Melihat Gua yang 'Disulap' Jadi Rumah oleh Pria Asal Minut Sulut"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA