Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 14 Okt 2021 17:50 WIB

TRAVEL NEWS

Terbengkalai-Penuh Coretan, Begini Kondisi RM Rindu Alam Sekarang

Ismet Selamet
detikTravel
Rumah makan Rindukan Alam yang kini terbengkalai
Foto: (Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Empat dekade buka dan mengalami masa kejayaannya, Rumah Makan Rindu Alat di Kawasan Puncak Bogor akhirnya ditutup karena habisnya izin pada 2020 lalu. Kini Rindu Alam yang rencananya akan ditataulang Pemprov Jabar terlihat memprihatinkan.

Sekadar diketahui, Rumah makan yang berada di ketinggian 1.443 meter di atas permukaan laut ini dibangun Letjen Ibrahim Adjie pada 1979. Setahun kemudian, Rindu Alam pun resmi dibuka.

"Resmi dibuka nya pada tahun 1980. Dulu beliau (Ibrahim Adji) meminta pada Presiden Soeharto untuk tempat peristirahatan pasukan siliwangi jika telah bertugas dari luar kota. Jadi selain tempat istirahat juga dijadikan tempat makan Rindu Alam," ucap Adam Adjie, cucu pendiri Rindu Alam Ibrahim Adjie, Kamis (14/10/2021).

Namun sejak tahun 2020, rumah makan tersebut resmi ditutup lantaran izin penggunaan lahan tersebut sudah habis.

Rumah makan Rindukan Alam yang kini terbengkalaiRumah makan Rindu Alam yang kini terbengkalai Foto: (Ismet Selamet/detikcom)

Pantauan detik.com, bangunan yang sudah setahun lebih tutup itu terbengkalai. Banyak bagian rumah makan yang rusak. bagian langit-langit yang berlubang. Keramik di lantai dan tembok bangunan pun sudah retak.

Coretan berupa tulisan menggunakan cat pilok memenuhi jendela hingga tembok di banyak bagian di rumah makan tersebut.

Bahkan kawasan rumah makan yang kerap dijadikan patokan untuk penyekatan hingga pos pemeriksaan saat hari raya atau momen besar lainnya pun malah terlihat 'horor' dengan kondisinya saat ini.

Potret rumah makan Rindukan Alam yang kini terbengkalai usai ditutup 2020 laluPotret rumah makan Rindu Alam yang kini terbengkalai usai ditutup 2020 lalu Foto: (Ismet Selamet/detikcom)

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan secara teori dan legalitas pemanfaatan kembali area wisata Rindu Alam sangat memungkinkan. Tetapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tak melanggar aturan.

"Kami Pemda Provinsi Jabar ingin berusaha memanfaatkan kembali daerah wisata Rindu Alam ini untuk meningkatkan PAD," ujar Uu dalam keterangannya, belum lama ini.



Simak Video "Pemuda di Cianjur Bacok Dua Pengendara Gegara Geber Knalpot"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA