Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 23 Okt 2021 22:41 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Anjing Ditangkap dan Mati di Pulau Banyak, #Aceh Gaduh di Twitter

Femi Diah
detikTravel
Capture the Enchantment of Many Islands in Aceh Singkil, Aceh on 27-01-2016. Pulau Banyak, Pulau cluster, is a small island group in Aceh Singkil Regency. The total area of ​​the archipelago is 27,196 ha, which consists of a group of islands directly adjacent to the Indian Ocean. Clusters of beautiful small islands are devoid of the activities of the population, so that the island is much like a paradise for a reliable marine tourism.
Pulau Banyak di Aceh yang diperbincangkan netizen. (Getty Images/ishak mutiara)
Jakarta -

Seekor anjing bernama Canon mati setelah ditangkap untuk dipindahkan dari Pulau Banyak, Aceh Singkil. Tagar Aceh menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada Sabtu (23/11), Conan mati setelah ditangkap oleh Satpol PP. Dari video itu terekam salah satu petugas itu melemparkan kayu ke arah Canon.

Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Singkil, Ahmad Yani, mengatakan anjing tersebut ditangkap setelah menerima surat dari camat terkait pemberlakuan wisata halal di kawasan Pulau Banyak. Dia mengatakan ada empat anggota Satpol PP yang berangkat ke Pulau Banyak untuk berkoordinasi dengan Muspika setempat.

Mereka kemudian menuju sebuah resor tempat anjing itu dipelihara. Di sana, anggota Satpol PP menangkap dua ekor anjing untuk dibawa ke daratan Aceh Singkil.

"Ketika sampai di Singkil, anjing itu sudah mati. Satu lagi yang betina selamat. Kami menduga mungkin anjing itu mati karena stres," kata Ahmad saat dimintai konfirmasi.

Dia menyebut Satpol PP banyak menerima laporan dari masyarakat, Dinas Pariwisata, serta camat setempat soal keberadaan anjing di Pulau Banyak.

"Masyarakat udah risi itu, udah banyak lapor ke kami, Dinas Pariwisata, dan camat melapor juga. Makanya kita bawa ke Singkil supaya tidak berada di pulau lagi, yang menjadi tempat wisata," ujar dia.

Insiden dan pernyataan dari Satpol PP itu membuat Aceh gaduh diperbincangkan. Hingga malam ini, 15 ribuan akun mencuit tentang insiden tragis itu. Mereka tidak habis pikir penangkapan anjing dengan cara seperti itu.

Akun @Ang*** menyebut,"Kalo emang dilarang memelihara anjing dan babi di tempat wisata di Aceh, pemerintahnya, please, sediain shelter dong buat hewan-hewan tersebut, dijamin makanan dan minumannya. Bukan dihilangin nyawanya. Terus pas mengamankannya tolong kali jangan dipukul toloooong kali."

Akun @dra*** juga menyoroti cara penanganan anjing yang ditangkap hingga mati.

"Yang mau komen kasus anjing Canon di aceh, stay dalam koridor ya. Jangan lari kemana-mana. Mari menyuarakan penanganan dan pengendalian hewan yang lebih baik. Tidak perlu keluar koridor mengutuk syariat atau wisata halalnya. Jangan sampai timbul masalah lain yg tidak diinginkan."



Simak Video "Heboh! Anjing di Pulau Banyak Aceh Mati Usai Diusir, Satpol PP Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA