Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Okt 2021 22:01 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Alasan Ratu Elizabeth II Selalu Bawa Stok Darah saat Traveling

Putu Intan
detikTravel
CARDIFF, WALES - OCTOBER 14:  Queen Elizabeth II attends the opening ceremony of the sixth session of the Senedd at The Senedd on October 14, 2021 in Cardiff, Wales.  (Photo by  Jacob King-WPA Pool/Getty Images)
Ratu Elizabeth II. Foto: Jacob King-WPA Pool/Getty Images
London -

Ratu Inggris Elizabeth II punya kebiasaan unik saat bepergian. Ia selalu membawa stok darah. Kenapa ya?

Ratu Elizabeth II dikenal sebagai kepala negara yang paling banyak persiapan sebelum bepergian, terutama untuk urusan kenegaraan. Tak cuma harus membawa pakaian dengan warna senada, para staf juga harus memastikan persediaan kantong darah aman untuk sang ratu.

Dilansir dari The Sun, editor Kerajaan Inggris Adam Heliker pernah menjelaskan bahwa Ratu Elizabeth II selalu membawa darah yang penyimpanannya menjadi tanggung jawab dokter pribadinya. Persediaan darah ini selalu menemaninya dalam tugas maupun tur kerajaan.

"Ini berarti bahwa di negara di mana akses cepat terhadap darah tidak terjamin, seperti di daerah terpencil di Afrika, raja dan ratu akan tetap dapat menerima transfusi darah jika diperlukan untuk keadaan darurat medis," kata dia.

Dan ternyata, persediaan darah Ratu Elizabeth II juga rutin diisi ulang menggunakan darahnya sendiri. Ini bertujuan untuk menghindari infeksi apapun dari darah orang lain.

"Dia akan menyimpan persediaan dengan setoran reguler beberapa bulan sebelum perjalanan ke luar negeri," ujarnya.

"Jadi ini seperti seseorang yang melakukan donor darah sukarela. Bedanya, dia akan menjadi satu-satunya penerima jika diperlukan karena darah dari darah biru tidak akan pernah diberikan ke pasien biasa," sambungnya.

Nah selain wajib membawa kantong darah, ketika bepergian ke luar negeri, Ratu Elizabeth II dan keluarga kerajaan juga harus membawa setelan baju hitam. Ini berguna jika sewaktu-waktu ada keluarga yang meninggal dan mereka harus segera datang.

Aturan ini dibuat berkaca dari peristiwa tahun 1952, ketika ayah Ratu Elizabeth II meninggal saat ia sedang berkunjung ke Kenya. Pada saat itu, sang ratu hanya memiliki gaun musim panas tipis dan harus menunggu ajudannya membawakan pakaian hitam sebelum dapat menemui mendiang sang ayah.



Simak Video "Ratu Elizabeth II Diminta Istirahat Selama Dua Minggu"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA