Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 01 Nov 2021 18:10 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang WSBK, Bupati Lombok Barat Ancam Warganya yang Tak Mau Vaksin

Tim detikcom
detikTravel
Bupati Lombok Barat
Foto: Fauzan Khalid (dok. Istimewa/Humas Kab. Lombok Barat)
Lombok Barat -

3 Pekan jelang pelaksanaan event balap motor World Superbike (WSBK), Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengancam warganya yang tak mau vaksin dengan sanksi.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, terus mengejar capaian vaksin di kabupaten Lombok Barat jelang digelarnya event WSBK. Dia ingin agar target 70 persen tuntas hingga akhir bulan Oktober 2021.

Capaian vaksinasi hingga 70 persen menjadi salah satu syarat pelaksanaan World Superbike di sirkuit Mandalika.

"Kita terus percepat vaksinasi di Lombok Barat agar dapat mencapai 70 persen. Berbagai strategi kita lakukan untuk mencapai target tersebut," kata Fauzan dalam keterangannya, Senin (1/11/2021).

Untuk mengejar target itu, Pemkab Lombok Barat telah menerapkan Perpres No 14 tahun 2021 pasal 13 a yang sangat tegas memberikan sanksi terhadap masyarakat yang menjadi sasaran vaksin, namun menolak untuk divaksinasi.

Pemkab Lombok Barat akan menunda dan menghentikan bantuan sosial dan jaminan sosial serta pelayanan administrasi pemerintahan bagi masyarakat yang tidak mau divaksinasi.

Selain itu, Fauzan juga telah mengeluarkan kebijakan tegas akan menunda pencairan ADD/DD bagi kepala Desa yang tidak serius mengawal pelaksanaan vaksinasi di desanya.

"Selain penundaan pencairan DD/ADD untuk kepala desa, kita juga akan menunda pencairan gaji bagi kepala dusun yang tidak serius mengawal vaksinasi ini. Hal ini sebagai strategi kami untuk mencapai herd immunity," imbuhnya.

Menurut data, per Sabtu pagi 30 Oktober 2021, jumlah masyarakat Lombok Barat yang telah divaksinasi mencapai 345.578 orang untuk vaksin 1 dan 107.156 untuk vaksin 2 atau mencapai 65,18 persen untuk vaksin 1.

Lombok Barat menjadi daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan Mandalika. Lombok Barat juga jadi salah satu pintu masuk wisatawan ke Nusa Tenggara Barat.

Dengan terciptanya Herd Immunity di Lombok Barat, kegiatan dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan normal, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. "Kami ingin agar kesehatan masyarakat terjamin sehingga kita lakukan percepatan vaksinasi untuk mencapai Herd Immunity sehingga aktivitas pariwisata, perdagangan, pertanian dan lainnya dapat berjalan dengan normal kembali," pungkasnya.



Simak Video "Anjing Liar Masih Berkeliaran saat WSBK di Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA