Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 07 Nov 2021 19:20 WIB

TRAVEL NEWS

Kuda Nil Pablo Escobar Bikin Ulah Lagi, Serang Nelayan Hingga Luka Parah

Kuda Nil Kokain warisan Pablo Escobar menjelma jadi bom waktu ekologis
Foto: Ilustrasi kuda nil (BBC Magazine)
Hacienda -

Gembong narkoba, Pablo Escobar memang sudah tiada. Namun kuda nil warisannya masih bikin ulah. Yang terbaru, mereka menyerang nelayan sampai luka parah.

Jhom Aristides Saldarriaga Marquez sedang pergi memancing bersama teman-temannya. Semua berjalan menyenangkan, sampai ketika ada seekor kuda nil menyerang Marquez dari balik semak belukar.

Marquez pun mengalamu luka yang cukup serius sehingga perlu dirawat di rumah sakit. Serangan itu dialami Marquez di dekat rumah mantan gembong narkoba, Pablo Escobar.

Tentu saja kuda nil yang menyerang Marquez adalah milik bos kartel narkoba dari Kolombia itu. Kepada media lokal Kolombia, Marquez menyebut kuda nil Escobar menghantam bagian matanya.

Tak hanya itu, lengan dan dada kirinya juga terluka saat dia berusaha melarikan diri dari serangan kuda nil itu. Beruntung luka-luka yang diderita Marquez tidak sampai mengancam nyawanya.

Selama hidup, Pablo Escobar memang suka berfoya-foya. Dia membeli beberapa ekor kuda nil untuk dibawa ke Kolombia dan ditaruh di kebun binatang yang ada di rumahnya.

Namun sepeninggal Escobar, kuda nil itu malah meninggalkan masalah. Mereka berkembang biak dengan cepat dan jumlahnya kini sekarang mencapai lebih dari 80 ekor. Diperkirakan pada tahun 2035, populasi kuda nil itu bisa mencapai angka 1.500 ekor.

Ahli biologi Kolombia, Nataly Castelblanco mengatakan kuda nil warisan Escobar itu tidak memiliki musuh predator-predator alami seperti singa atau buaya, sehingga dibutuhkan pengendalian dari manusia.

"Kami jelas-jelas merasa kasihan atas hewan-hewan itu namun, sebagai ilmuwan, kami harus jujur. Kuda nil merupakan spesies yang invasif di Kolombia dan bila kita tidak membunuh sebagian dari populasi mereka saat ini, situasinya bisa jadi tidak terkendali dalam 10 atau 20 tahun mendatang," pungkasnya.



Simak Video "Mengulik Cara Kuda Nil Berkomunikasi Satu Sama Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA