Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Nov 2021 20:03 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Akan Bantu Wisata Kota Batu yang Terdampak Banjir Bandang

Putu Intan
detikTravel
Jakarta -

Kemenparekraf memberikan bantuan bagi pariwisata di Kota Batu pasca bencana banjir bandang. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan saat ini koordinasi terus dilakukan.

Kemenparekraf sendiri memiliki Tim Manajemen Krisis Kepariwisataan yang tugasnya melakukan mitigasi bencana dan strategi kehumasan. Upaya mitigasi ini memiliki porsi 40 persen dan kehumasan 60 persen.

"Fokus kita pada pemulihan Kota Wisata Batu. Kota Batu ini sangat bergantung pada pariwisata. Mitigasi bencana dan komunikasi yang dilakukan memiliki porsi 40% dari upaya kita ke depannya," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (8/11/2021).

Sementara itu dalam sebuah pernyataan, Sandiaga menyampaikan bahwa Kemenparekraf sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendata dampak bencana banjir bandang. Hasilnya dapat digunakan untuk menentukan langkah pemulihan.

"Saat ini kami bersama pemerintah daerah setempat sedang fokus dalam upaya mitigasi kemudian mendata berapa besar dampaknya pada atraksi hingga destinasi wisata. Data yang kami dapat dari hasil mitigasi akan langsung kami tanggapi dalam bentuk upaya pemulihan," sambungnya.

Banjir bandang melanda Kota Batu pada Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Banjir ini tak hanya membawa aliran air tetapi juga lumpur, kayu, kendaraan, hingga ternak warga.

Banjir bandang itu terjadi di 6 titik. Di Kecamatan Bumiaji, banjir terjadi di Desa Bulukerto, Desa Sumber Brantas dan Desa Punten. Di Desa Bulukerto ada dua titik. Yakni di Dusun Sambong dan Dusun Beru.

Sementara di Kecamatan Batu, banjir bandang terjadi di Jalan Raya Dieng (Desa Sidomulyo) dan Jalan Raya Selecta (Desa Tulungrejo).

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Batu, ada 89 Kepala Keluarga yang terdampak banjir bandang ini. Lalu 35 unit rumah rusak, rumah terendam lumpur sebanyak 33 unit, mobil rusak 7 unit, motor 73 unit, hewan ternak 107 ternak, dan kandang sebanyak 10.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA