Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Nov 2021 14:10 WIB

TRAVEL NEWS

Kano Kuno Langka Berusia Ribuan Tahun Ditemukan Tak Sengaja

CNN Indonesia
detikTravel
Tangkap Ikan Mas Raksasa di Danau Toba, Netizen Kaitkan dengan Mamak Samosir
Ilustrasi danau (Foto: Twitter @ZOO_FESS/Shutter)
Jakarta -

Dua orang ini menemukan hal tak terduga saat menyelam menyusuri dasar danau. Mereka menemukan kano kuno langka berusia ribuan tahun.

Sebuah kano kuno yang masih utuh yang diperkirakan berusia 1200 tahun ditemukan dari Danau Wisconsin. Seorang arkeolog maritim, Tamara Thomsen dan temannya Mallory Dragt pergi untuk menjelajah bagian bawah danau itu dengan skuter bawah air mereka pada Juni lalu.

Keduanya lantas melihat sesuatu yang tampak seperti logam yang mencuat dari dasar danau. Ketika Thomsen menyelidiki lebih lanjut, dia menyadari bahwa itu adalah kano.

Beberapa minggu kemudian, penanggalan karbon mengungkapkan kano itu berusia lebih dari 1.000 tahun. Kano ini memiliki panjang 4,5 meter.

Kano itu ditemukan oleh dua orang yang mengaku tersandung saat sedang melakukan diving di bawah air. Kano itu ditemukan dari sekitar 27 kaki atau lebih dari 8 meter di bawah air sebelum kemudian dibawa ke pinggir pantai pada pekan ini.

"Ini adalah pertama kalinya benda ini keluar dari air setelah 1.200 tahun," kata Jim Skibo, seorang arkeolog negara bagian Winconsin.

Christian Overland, Direktur dan Kepala Eksekutif Wisconsin Historical Society, menyebut kano itu adalah artefak yang luar biasa. Sedangkan arkeolog lainnya, Amy Rosebrough mengatakan kepada Kenosha News bahwa kano yang ditemukan itu sangat langka.

"Kami benar-benar tidak memiliki yang seperti ini dari Wisconsin," imbuh Rosebrough.

Nenek moyang Ho-Chunk Nation of Native American, yang dikenal sebagai People of the Big Water disebut membuat kano galian di daerah itu dengan membakar bagian dalam kayu gelondongan dan mengikisnya dengan batu.

"(Mereka) menebang pohon yang lebarnya dua setengah kaki kemudian melubanginya dengan batu agar membuatnya mengapung," kata Skibo.

"(Pekerjaan) itu pasti membutuhkan waktu ratusan jam dengan kemampuan yang luar biasa. Anda harus memberikan apresiasi untuk orang-orang kala itu di mana tidak ada peralatan modern," jelasnya seperti dilaporkan The Guardian.

Skibo takjub karena ini adalah temuan material organik pertama yang ia temukan secara utuh. Sebab biasanya, material organik menjadi rapuh dan hancur begitu terkubur.

Namun, kano ini masih terpelihara dengan utuh lantaran berada di lingkungan yang selalu basah dan berada jauh dari cahaya matahari di dasar danau yang dalam.

Kano tua ini memiliki jaring dengan pemberat batu untuk menangkap ikan. Jaring sederhana ini ditaruh di bagian ujung kapal dan menjadi bukti kalau kapal ini memang sangat tua.

Kano itu akan menjalani beberapa tahun perawatan untuk mencegah pelapukan dari mikroorganisme dan mungkin berakhir di museum Wisconsin Historical Society yang diusulkan di Madison.



Simak Video "Adu Cepat, Dayung Kano Menuju Garis Finish, Manado"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA