Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Nov 2021 13:51 WIB

TRAVEL NEWS

Sejuta Manfaat, Ayo Lestarikan Bambu!

Femi Diah
detikTravel
Laboratorium bambu Polewali Mandar
Ilustrasi bambu (Abdy Febriady)
Jakarta -

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menggalang dukungan untuk melestarikan 162 jenis bambu yang ada di Indonesia. Bambu memiliki sejuta manfaat.

Dikutip dari Antara, Manajer Program Pertanian Yayasan KEHATI Puji Sumedi Hanggarawati menyebut dari 1.439 jenis bambu yang ada di dunia sebanyak 162 di antaranya tumbuh di Indonesia.

Puji mengatakan bambu dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sejak dulu untuk berbagai keperluan. Di antaranya, untuk membangun rumah dan sarana transportasi, membuat senjata, alat rumah tangga, hingga alat musik, serta mengolahnya menjadi bahan makanan dan obat herbal.

Ia mencontohkan bambu telah digunakan untuk membuat alat alat penangkap ikan, rakit hingga bangunan rumah adat, seperti Rumah Rakit dari Sumatera Selatan, Rumah Adat Baduy di Banten, dan Rumah Adat Honai di Papua.

"Kehidupan masyarakat Indonesia tak lepas dari fungsi tanaman bambu, bahkan dari sejak lahir sampai meninggal. Namun, masih sedikit masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda, yang memiliki pengetahuan tentang bambu, dari jenis, manfaat, keunggulan, dan perannya dalam menjaga peradaban dan kehidupan manusia," katanya.

"Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk mengedukasi sekaligus melestarikan tanaman bambu Indonesia," ia menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa selain bisa digunakan sebagai bahan konstruksi, makanan, dan obat, tanaman bambu memiliki kemampuan menyerap air dan mengikat tanah sehingga dapat mencegah terjadinya erosi, sedimentasi, dan tanah longsor.

Puji menyebut bambu juga bisa menyerap karbon dioksida dengan kapasitas serap 100 sampai 400 ton per hektare per tahun sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi dampak perubahan iklim.



Simak Video "Kerai Bambu Warisan Nenek Moyang Tak Lekang Zaman"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA