Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Des 2021 07:15 WIB

TRAVEL NEWS

Apes Banget! Sudah Buang Duit Rp 133 Juta, Eh Malah Batal Bulan Madu

bonauli
detikTravel
Happy hipster couple on an adventure
Ilustrasi bulan madu (Thinkstock)
Cape Town -

Bagai jatuh tertimpa tangga, itulah yang dirasakan oleh pengantin baru ini. Niat mau bulan madu, malah jadi mimpi buruk.

Pengantin ini bernama Cat dan Grant Norton. Mereka berasal dari Edinburg, Skotlandia. Setelah menikah mereka berencana untuk berbulan madu ke Cape Town, Afrika Selatan.

Dilansir dari The Sun, pasangan ini sudah menghabiskan biaya sebesar 7 ribu pound sterling atau sekitar Rp 133 juta. Bulan madu impian sudah dirancang sedemikian rupa.

Sayangnya, rencana tersebut tak kunjung terlaksana. Sebabnya, pasangan ini terbang ke Afrika Selatan tanpa mengecek status pendemi di sana.

Dikira baik-baik saja, ternyata Afsel masuk dalam daftar merah global. Afrika Selatan menjadi negara pertama ditemukannya varian Omicron Covid-19. Banyak negara, termasuk negara-negara Afrika me-lockdown Afsel. Pasangan ini baru mengetahui hal tersebut ketika mereka sampai di Bandara Cape Town.

"Kami menyalakan ponsel kami, saat itu kami menemukan sejuta pesan di WhatsApp dari keluarga dan teman-teman yang mengatakan Afrika Selatan telah masuk dalam daftar merah," kata Cat.

Saat tahu soal ini, Cat langsung menuju tempat penjualan tiket internasional di bandara. Sayang beribu sayang, lagi-lagi Cat dan Norton apes. Karena semua penerbangan ke Inggris, termasuk Skotlandia telah dibatalkan sampai waktu yang tak ditentukan.

"Begitu mendengar berita tersebut, saya menangis. Kami tidak punya rencana, kami berusaha untuk pulang, tetapi kami harus melakukan karantina di hotel," jelas Cat.

Mereka diwajibkan karantina selama 10 dengan biaya mandiri. Jumlahnya hampir setengah dari biaya bulan madu, yaitu 3,7 ribu pound sterling atau sekitar Rp 70 juta. Uang raib karena batal bulan madu dan malah harus menjalani karantina!

Tak hanya bulan madu, rencananya pasangan ini hendak berkunjung ke rumah keluarga Norton. Tapi balik lagi, itu semua hanya mimpi untuk saat ini.

"British Airways telah memberi tahu kami bahwa paling cepat bisa pulang ke Inggris pada 3 Desember 2021," katanya.

Karena munculnya Covid-19 varian Omricon yang berasal dari Afrika Selatan, pemerintah Ingris langsung memasukkan negara tersebut dalam daftar merah perjalanan. Setiap orang yang akan berasal dari Afsel dan ingin masuk ke Inggris harus menjalani karantina selama 10 hari.



Simak Video "Korban Tewas Banjir Maut di Afsel Mencapai 443 Orang!"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA