Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 30 Des 2021 08:11 WIB

TRAVEL NEWS

Reuni di Atas Sepur: Keliling Jawa Tengah Bersama KA Joglosemarkerto

Dwi Ari Setyadi
detikTravel
Gowes seli dan nyepur keliling Jawa Tengah
Foto: Dwi Ari Setyadi for detikTravel
Jakarta -

Perjalanan nyepur (naik sepur) alias berkereta api kali ini beramai-ramai. Keliling Jawa Tengah di dalam KA Joglosemarkerto.

Belum pukul 06.00, Solo masih dingin pada suatu Sabtu di awal Desember. Jalanan basah, sisa hujan semalam.

"Jadi bapak naik di Stasiun Solo Balapan dan juga akan turun lagi di Solo," kata petugas penjaga pintu masuk stasiun, keheranan.

Ya, kami, alumni SMA Negeri 1 Kudus lulusan 1989, akan keliling Jawa Tengah. Reuni di atas kereta api ini kami sebut NyeBar alias Nyepur Bareng.

Kami memilih untuk menaiki rangkaian KA Joglosemarkerto, bermula dan berakhir di tempat yang sama, Stasiun Solo Balapan.

"Keretanya sudah siap. Jangan salah yang menuju Semarang berada di jalur tiga," kata petugas.

Pagi itu, dua rangkaian KA Joglosemarkerto gagah bersemayam siap menyusuri rel di kawasan Jawa Tengah.

Gowes seli dan nyepur keliling Jawa TengahReuni di kereta api keliling Jawa Tengah (Dwi Ari Setyadi for detikTravel)

Jalur satu berangkat pukul 06.00, menuju Yogyakarta - Kutoarjo - Purwokerto hingga kembali di Solo. Sedangkan jalur tiga berangkat pukul 06.15, kereta yang bakal kami tumpangi menuju Semarang - Pekalongan - Tegal - Purwokerto hingga kembali ke Solo dan Semarang. Kedua rangkaian kereta ini akan bertemu lagi di sekitar Slawi, pertengahan hari.

"Kalau sendirian, saya pernah menjumpai beberapa penumpang yang ikut rute keliling kereta ini. Namun, kalau secara berombongan dalam jumlah besar seperti ini, baru kali ini," tutur kondektur saat memeriksa tiket di dalam gerbong.

Totalnya, tak kurang dari 50 peserta, sebagian besar start dan finish di Stasiun Semarang Tawang, menduduki gerbong Ekonomi 3 & 4.

Saat pandemi melandai, hasrat piknik memang sudah tak tertahankan. Berkereta menjadi pilihan lantaran relatif aman, hanya berinteraksi di antara kami di dalam gerbong dan petugas PT KAI sepanjang perjalanan.

Meski bukan menjadi syarat wajib penumpang KA Aglomerasi, kami melakukan swab antigen untuk memastikan bebas Covid 19 sebelum mulai perjalanan wisata berkereta api ini.

Kendati tak singgah di tempat wisata, kami puas menikmati pemandangan Pantai Utara Laut Jawa menjelang Pekalongan, hamparan sawah, sungai dan hutan sekitar Purwokerto meskipun hanya dari balik kaca jendela kereta. Yang utama adalah ghibah bersama, reriungan sesama alumni SMA Negeri 1 Kudus lulusan 1989.

Gowes seli naik kereta api kelilig Jawa TengahReuni dengan berkereta api keliling Jawa Tengah. (Rachmat Suparwoto for detikTravel)

Full senyum bahkan ngakak tertawa, sementara perut pun kenyang oleh asupan makanan khas daerah yang kami lewati. Sego Lodeh Godong Jati khas Kudus yang menjadi menu sarapan dan santapan siang berupa Nasi Megono lauk Sapitan Daging Sapi khas Pekalongan serta camilan Sosis Solo, Kue Apem Kamir Pemalang, juga Tempe Mendoan dan Gethuk Goreng Sokaraja.

Menu andalan Restorasi PT KAI, Nasi Goreng Parahyangan pun jadi sajian makan malam.

Waktu tak kurang dari 11 jam pun bergulir tak terasa....



Simak Video "Polisi Tangkap 3 Pelaku Spesialis Pencuri Rel Kereta Api di Cianjur"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA