Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 01 Jan 2022 12:30 WIB

TRAVEL NEWS

Tidak Ada Wisatawan ke Kudus Saat Libur Tahun Baru, Tukang Becak Wisata Pasrah

Dian Utoro Aji
detikTravel
Tukang becak wisata di Terminal Bakalan Krapyak Kudus
Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Wisatawan luar daerah dilarang berkunjung ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat liburan Tahun Baru 2022. Dampaknya pendapatan tukang ojek hingga pedagang oleh-oleh di kawasan terminal religi Bakalan Krapyak Kudus menurun drastis.

Untuk diketahui tukang becak wisata biasanya mengantar wisatawan dari terminal Bakalan Krapyak menuju Makam Sunan Kudus. Wisatawan luar daerah yang datang di Kudus parkir di terminal tersebut terlebih dahulu.

Namun pemandangan hari ini sejumlah tukang becak parkir di depan kawasan terminal Bakalan Krapyak. Sebab terminal Bakalan Krapyak ditutup selama dua hari, 1 dan 2 Januari 2022.

Terlihat sejumlah tukang becak wisata hanya duduk manis. Becak mereka pun terpantau di parkir di pinggir jalan menuju terminal Bakalan Krapyak.

Sedangkan suasana pusat oleh-oleh Kudus di Terminal Bakalan Krapyak terlihat sepi. Pedagang memilih untuk menutup lapak dagangannya.

Tukang becak wisata di Terminal Bakalan Krapyak KudusTukang becak wisata di Terminal Bakalan Krapyak Kudus Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)

Tukang becak wisata di Terminal Bakalan Krapyak Kudus

Salah satu tukang becak wisata Dwi (39) mengatakan selama dua hari ini terminal wisata Bakalan Krapayak ditutup. Wisatawan luar daerah pun dilarang datang ke Kudus. Bapak dua anak itupun hanya bisa pasrah karena tidak bisa narik penumpang wisatawan.

"Sebelum ditutup lumayan, sekarang berkurang. Ini tidak ada narik. Tidak ada penumpang sama sekali. Kemarin pas Natal juga ditutup selama dua hari," kata Dwi ditemui di depan terminal Bakalan Krapyak Kudus, Sabtu (1/1/2022).

Dia mengatakan sebelum ada penutupan dirinya bisa mendapatkan 20 penumpang dalam sehari. Namun karena ditutup, dia mengaku tidak mendapatkan penumpang sama sekali.

"Sehari kalau ramai, 20 orang sehari. Kalau ada bus. Tarif becak itu sekitar Rp 15 ribu sekali jalan. Kasian orang kecil, tidak ada bantuan," ungkap Dwi.

Diwawancarai terpisah Koordinator Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus, Rossikan penutupan terminal selama dua hari 1 dan 2 Januari 2022. Penutupan ini untuk mencegah kerumunan dan penyebaran virus Corona atau COVID-19 saat liburan Tahun Baru di Kudus.

"Penutupan tanggal 1 dan 2 Januari 2022, kemarin tanggal 25 dan 26 Desember 2021 tutup dan tanggal 27 Desember 2021 buka lagi," ungkap Rossikan kepada wartawan ditemui di kantornya pagi ini.

Tukang becak wisata di Terminal Bakalan Krapyak KudusWisatawan tengah berfoto di depan Menara Kudus. Foto: (Dian Utoro Aji/detikcom)

Dia mengatakan bus luar daerah yang menuju Kudus sementara diputar balikan. Hal ini pun kata dia berdampak bagi tukang becak dan pedagang oleh-oleh, karena tidak ada wisatawan.

"Ya memang berdampak yang pedagang tidak bisa berjualan sedangkan tukang becak ya tidak ada penumpang, karena memang tidak ada wisatawan luar daerah ke sini," jelas Rossikan.

"Jumlah tukang becak sekitar 240 tukang becak, pedagang 122 kios. Ya mereka memilih tutup karena tidak ada rombongan peziarah. Ya memang tidak ada pembeli," sambung dia.

Rossikan menambahkan sebelum ada penutupan setiap hari ada 30 bus wisata di Terminal Bakalan Krapyak. "Ini selama pandemi memang ada perubahan dalam arti dulu sebelum pandemi hari Minggu itu ada 60 bus, kalau sekarang sekitar 30 bus selama pandemi. Kalau tutup ya kerjanya bersih-bersih kadang ya tinggal tidur, tapi tetap hadir," pungkas Rossikan.

Sementara itu pantauan di Menara, Makam, Masjid Sunan Kudus terpantau ramai hari ini. Wisatawan tengah berfoto di depan Menara Kudus.



Simak Video "Mengagumi Indahnya Masjid Al-Aqsha Menara Kudus"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA