Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 06 Jan 2022 12:14 WIB

TRAVEL NEWS

Masjid Nabawi Tak Ramai Seperti Biasanya, Amphuri: Raudhah yang Sesungguhnya

Masjid Nabawi di kota Madinah menyimpan taman surga yang disebut Raudhah. Di sebelahnya, terdapat pula makam Nabi Muhammad SAW.
Foto: Raudhah (Ardhi Suryadhi)
Jakarta -

Umrah di masa pandemi menawarkan suasana berbeda. Jika biasanya jemaah akan berdesakan, kini amat longgar.

Tim Advance AMPHURI tengah melakukan perjalanan umrah. Saat sampai di Madinah, hal berbeda dirasakan jemaah kala menginjakkan kaki di Masjid Nabawi, terutama di Raudhah. Sebelum memasuki Masjid Nabawi, jemaah akan melalui pemeriksaan, begitu pula saat masuk ke area Raudhah.

"Jadi di situ lagi di cek reservasi kita ada nggak di (aplikasi) Tawakkalna untuk masuk Raudhah. Kebetulan Alhamdulillah kalau kita ada reservasi langsung dikasih lihat ke askar setelah itu kita masuk semacam waiting room," kata Bendahara Umum AMPHURI, Tauhid Hamidi.

Rombongan jemaah akan diberikan waktu selama 15 menit saat berada di Raudhah. Sistemnya dilakukan secara bergantian.

"Setelah Raudhah kosong, itu kita bisa langsung masuk diarahkan askar menuju Raudhah, sebelum masuk itu dibagikan air zam-zam (sekitar) setengah liter, kita masuk ke dalam kemudian dikasih jatah kurang lebih 15 menit," kata Tauhid.

Suasana yang tak ramai seperti biasanya menjadi pengalaman yang berbeda. Jemaah bisa beribadah tanpa berdesakan dengan jemaah lainnya.

"15 menit itu benar-benar kita menikmati Raudhah yang sesungguhnya. Kenapa? Karena tidak seperti dulu berdesak-desakan, mungkin kita sujud di pantatnya orang, di kakinya orang. Ini nggak, sangat sangat tertib sekali jadi physical distancing bisa diatur. Di dalam, di situ, mungkin tidak banyak orang mungkin sekitar 40 orang ya di situ diatur physical distancing setelah itu ditutup," kata Tauhid.

Setelah 15 menit, jemaah pun meninggalkan Raudhah untuk bergantian dengan rombongan lain. Menurut Tauhid, sistem ini sangatlah membantu jemaah.

"Sistem yang diterapkan di Saudi Arabia ini kita jadinya Jadi benar-benar melakukan ibadah yang sesungguhnya yang tidak berdesak desakan dan tidak apa, tidak ramai dan lain sebagainya itu benar-benar kita dijaga," kata Tauhid

"Setelah selesai kita keluar Masjid Nabawi dan setelah itu kita bebas melakukan salat salat di tempat lain," dia menambahkan.



Simak Video "Jemaah Umroh Diberangkatkan Meski Omicron Mewabah, Ini Kata Kemenag"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA